Apakah autoimun bisa kembali seperti semula? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Saya ada pasien (bukan pasien saya tp pasien dokter spesialis lain) dia bilang dia terkena autoimun sejak 1 tahun dari hasil lab Lumbal Pungsi (ga tau apa...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Apakah autoimun bisa kembali seperti semula?

    Dibalas 2 jam yang lalu

    Saya ada pasien (bukan pasien saya tp pasien dokter spesialis lain) dia bilang dia terkena autoimun sejak 1 tahun dari hasil lab Lumbal Pungsi (ga tau apa namanya tp kata dokter lain dia lebih ke ataksia, dokter neurologis lain bilang Miller Fisher Syndrome). Hasil lab darah yg tidak normal hanya HB katanya 11 gitu, sisanya normal (HIV negatif, Hbsag negatif, dll). Hasil MRI otak dgn kontras ditemukan pengecilan pd cerebellum. Penampilan umumnya seperti orang muda normal, katanya usia 27 tahun, perempuan. Gejalanya pandangan kedua mata goyang saat duduk, berdiri dan jalan. Omongannya lebih lambat, berdiri dgn 1 kaki tdk bisa, romberg test positif. Berjalan masih bisa tapi harus ditemani, BAB dan BAK tidak ada keluhan. Menteruasinya rutin setiap bulan selama 6-7 hari. Saat itu dia datang ke saya karna susah tidur tidak tau sejak kapan. Dia nangis2 ke saya karna tiba2 kena autoimun ini. Dia tidak bisa kerja, tidak bisa menulis dan mewarnai kayak orang normal pada umumnya, tidak bisa lari pagi lagi, dan tidak bisa curhat ke siapa2. Ke saya saja dia harus cerita 2x. Dia juga dokter dan baru selesai Internship. Dia tidak berani tanya ke dokter yg merawatnya karna setiap kali dia cari di google, alodokter, alomedika, dll apakah autoimun bisa sembuh, hasilnya selalu tidak bisa 100% sembuh, hanya bisa dikontrol dgn latihan, obat, dan makan gluten free. Dalam arti dia dia akan selamanya seperti itu walau ada satu gejalanya yang hilang. Saya dokter umum, bukan spesialis. Saya tidak tau harus bilang apa selain kasih resep obat untuk gejalanya dan saran ke psikolog atau psikiater. Katanya sebentar lagi usianya mau 28. Selama hidupnya dia ga pernah kena penyakit parah. Saya kepikiran sama pasien ini karena dia masih muda, belum menikah sama kayak saya. Dia juga cantik. Dia merasa sedih sejak kena penyakit ini. Dia bilang dia pernah mau bunuh diri dengan mengiris lehernya dengan pisau tapi dihentikan sama keluarganya. Dia cerita dia kena autoimun ini sejak makan daging yg ternyata masih mentah dan makan es krim di pinggir jalan. Dia juga belum menikah, dia juga bertanya apakah autoimun bisa diturunkan jika dia punya anak nanti. Tapi dia tidak yakin ada yg mau menikah dengan orang berpenyakit kayak dia. Jika saya ketemu sama dia lagi, saya harus bilang apa sama dia? Terima kasih sebelumnya.

2 jam yang lalu
Saya lupa menambahkan, dia punya gejala kedua tangan suka gemetar setiap kali digerakkan, tangan kanan gemetar lebih parah daripada kiri. Tapi tidak ada kelemahan otot di keempat ekstremitas. Kedua kaki tidak ada keluhan gemetar. Jika ada pertanyaan, silahkan tanyakan saja, saya usahakan jawab sebisa saya ingat. Terima kasih sebelumnya.