Alo dokterIzin diskusi untuk terapi hiperkalemiaApakah terapi hiperkalemia yang diberikan juga mengacu ringan sedang dan berat atau semua pada dasarnya...
Acuan pemberian terapi hiperkalemia berdasarkan kondisi pasien - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Acuan pemberian terapi hiperkalemia berdasarkan kondisi pasien
Dibalas 22 Juni 2021, 18:29
dr.Rinitha Dinda Savitri
Dokter Umum
Alo dokter
Izin diskusi untuk terapi hiperkalemia
Apakah terapi hiperkalemia yang diberikan juga mengacu ringan sedang dan berat atau semua pada dasarnya sama?
Untuk pemberian ca glukonas apakah selalu diberikan ?adakah maintenance?
Kemudian untuk insulin yang diberikan untum dosisnya bagaimana ya dok?
Terimakasih sebelumnya
Dibuat 27 Februari 2020, 18:37
27 Februari 2020, 20:08
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Berikut rumus praktis terapi hiperkalemia yaa dok
27 Februari 2020, 20:07
dr. Rendhy Wisnugroho Santoso
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo dokter, izin urun pengalaman.
Selain insulin dan d40 untuk shifting kalium ke intraseluler bisa juga menggunakan nebulizer dengan beta 2 agonis, seperti salbutamol. Untuk mengeluarkan kalium dapat dibantu dengan furosemid. Pada kasus kasus ckd bisa dipertimbangkan pemberian bikarbonat sambil menunggu hemodialisa. Pemberian calcium polystyrene sulphonate untuk pengikat kalium dapat dipertimbangkan. CMIIW
Selain insulin dan d40 untuk shifting kalium ke intraseluler bisa juga menggunakan nebulizer dengan beta 2 agonis, seperti salbutamol. Untuk mengeluarkan kalium dapat dibantu dengan furosemid. Pada kasus kasus ckd bisa dipertimbangkan pemberian bikarbonat sambil menunggu hemodialisa. Pemberian calcium polystyrene sulphonate untuk pengikat kalium dapat dipertimbangkan. CMIIW
04 Maret 2020, 14:28
dr.adhita kartyanto
Dokter Umum
Terima kasih atas ilmunya dokter, sangat bermanfaat sekali
27 Februari 2020, 19:30
dr.Habibie Arifianto, SpJP (K), MKes, FIHA
Dokter Spesialis Jantung
Tergantung berapa kadar kalium serum dok. Apabila pada setting critical illness dan didapatkan perubahan ekg. Bisa diberikan GI (glucose insulin) biasanya D40 2 flash dengan insulin 10iu lalu dapat dimaintenance D5 insulin 12.5 iu. Jangan lupa untuk cek GDS berkala.
Ca gluconas biasa dipakai untuk membrane stabilizer agar tidak terjadi aritmia.
Kedua obat tersebut hanya membantu memasukkan kalium intrasel, namun tidak membantu pengeluaran kalium.
Tetap apabila refrakter terapinya ya hemodialisis apalagi pada kondisi azotemia.
Semoga membantu..
Ca gluconas biasa dipakai untuk membrane stabilizer agar tidak terjadi aritmia.
Kedua obat tersebut hanya membantu memasukkan kalium intrasel, namun tidak membantu pengeluaran kalium.
Tetap apabila refrakter terapinya ya hemodialisis apalagi pada kondisi azotemia.
Semoga membantu..
27 Februari 2020, 20:16
dr. Nico Poundra Mulia, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Terimakasih sharing nya dok
27 Februari 2020, 19:53
dr. Reynaldi Syarifu Rachman
Dokter Umum
Alo dokter, selamat malam
Mengenai terapi hiperkalemia yang saya ketahui memang ada yang dibagi berdasarkan kadar kalium dalam darah, namun jika kadar dari kalium darah lebih dari 6 mmol/L maka diperlukan tatalaksana lanjutan dan pemeriksaan kadar kalium rutin untuk mengetahui respons pengobatan yang diberikan.
Pemberian Ca glukonas sendiri bertujuan untuk menstabilkan membran dan mencegah terjadinya aritmia. Terapi dengan Ca glukonas ini memang ada dalam tatalaksana dari hiperkalemia, namun digunakan apabila terdapat perubahan EKG, mengenai rutin atau tidaknya penggunaan Ca glukonas dalam keseharian klinis kembali pada masing-masing protap fasilitas kesehatan. Dosis yang bisa diberikan adalah 1.5-3g IV bolus dalam 2-5 menit.
Insulin diberikan agar kalium berpindah kembali intrasel. Dosis yang bisa diberikan 5-10 unit dalam dextrose 40% sebanyak 50ml, diberikan dalam selang 15-30 menit. Bisa diberikan maintenance dextrose 5%.
Referensi:
https://reference.medscape.com/drug/humulin-r-novolin-r-insulin-regular-human-999007
Berikut lampiran mengenai alur tatalaksana hiperkalemia.
27 Februari 2020, 19:50
dr.Ida Bagus Aditya Nugraha, M.Biomed, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Dibuat 27 Februari 2020, 18:37
Alo dokter
Izin diskusi untuk terapi hiperkalemia
Apakah terapi hiperkalemia yang diberikan juga mengacu ringan sedang dan berat atau semua pada dasarnya sama?
Untuk pemberian ca glukonas apakah selalu diberikan ?adakah maintenance?
Kemudian untuk insulin yang diberikan untum dosisnya bagaimana ya dok?
Terimakasih sebelumnya
Alo dokter,menarik sekali diskusinya,
Izin urun pendapat dan pengalaman,
Hyperkalemia memang kita harus koreksi penyebabnya,
Dan dipastikan apakah dia simptomatik atau memiliki gejala dan apa termasuk yang emergency, biasanya pasien emergency hyperkalemia kita tangani secara komprehensif
Jadi terapi mengacu gejalanya
Untuk grading sepengetahuan saya dan smpt baca di salah satu red di medscape kalau severe di atas 6.5, yg moderate 6.0 sd 6.5 , yg mild 5.5 sd 6.0..
Utk pemberian ca gluconas sebagaimana juga sejawat dokter dari bidang kardiologi telah menambahkan bahwa ca gluconas sebagai membran sell stabilizier, menurut pemahaman ssya dan ditunjang dari ref tidak selalu harus ca gluconas
Settimg severe dan emergency wajib mrs
Utk pemberian insulin dgn tujuan shifring kalium ke dalam sel,
Pemberiannya 10 iu rapid insulin dalam dextrosa 50persen dalam salin 100 cc, untuk pengalaman klinis saya kami biasanya menggunakam 10 iu insulin dalam 100cc dextrosa 40℅ dan 100cc dextrosa 100cc
Durasi biasanya dalam 20 menit sudah bekerja ini insulin,dan selama 6 jam sehingga jika masih tinggi kalium kita biasanya pantai per 6 jam,
Jangan lupa juga pantau ecg serial jika ada monitor utk melihat tall T dan juga pantau kalium biasanya jika ada agd analisa gas darah,
Sekian pengalaman dan pemahaman dari ref yang saya baca, trims,
sumber https://emedicine.medscape.com/article/240903-treatment
Izin urun pendapat dan pengalaman,
Hyperkalemia memang kita harus koreksi penyebabnya,
Dan dipastikan apakah dia simptomatik atau memiliki gejala dan apa termasuk yang emergency, biasanya pasien emergency hyperkalemia kita tangani secara komprehensif
Jadi terapi mengacu gejalanya
Untuk grading sepengetahuan saya dan smpt baca di salah satu red di medscape kalau severe di atas 6.5, yg moderate 6.0 sd 6.5 , yg mild 5.5 sd 6.0..
Utk pemberian ca gluconas sebagaimana juga sejawat dokter dari bidang kardiologi telah menambahkan bahwa ca gluconas sebagai membran sell stabilizier, menurut pemahaman ssya dan ditunjang dari ref tidak selalu harus ca gluconas
Settimg severe dan emergency wajib mrs
Utk pemberian insulin dgn tujuan shifring kalium ke dalam sel,
Pemberiannya 10 iu rapid insulin dalam dextrosa 50persen dalam salin 100 cc, untuk pengalaman klinis saya kami biasanya menggunakam 10 iu insulin dalam 100cc dextrosa 40℅ dan 100cc dextrosa 100cc
Durasi biasanya dalam 20 menit sudah bekerja ini insulin,dan selama 6 jam sehingga jika masih tinggi kalium kita biasanya pantai per 6 jam,
Jangan lupa juga pantau ecg serial jika ada monitor utk melihat tall T dan juga pantau kalium biasanya jika ada agd analisa gas darah,
Sekian pengalaman dan pemahaman dari ref yang saya baca, trims,
sumber https://emedicine.medscape.com/article/240903-treatment
27 Februari 2020, 20:17
dr. Nico Poundra Mulia, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Terima kasih infonya dok
04 Maret 2020, 17:12
dr. Chelsia Septiany, Sp.T.H.T.K.L
Dokter Spesialis THT
Izin menyimak dok..
Terima kasih infonya
Terima kasih infonya
27 Februari 2020, 20:34
dr.Ida Bagus Aditya Nugraha, M.Biomed, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
27 Februari 2020, 20:17
Sama sama pak dokter
03 Maret 2020, 19:59
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa
Terima kasih atas sharing ilmunya yang sangat bermanfaat.🙏
04 Maret 2020, 14:59
dr. Zulherman
Dokter Umum
27 Februari 2020, 19:30
Ca gluconas biasa dipakai untuk membrane stabilizer agar tidak terjadi aritmia.
Kedua obat tersebut hanya membantu memasukkan kalium intrasel, namun tidak membantu pengeluaran kalium.
Tetap apabila refrakter terapinya ya hemodialisis apalagi pada kondisi azotemia.
Semoga membantu..
Terimakasih informasi nya dok 🙏
04 Maret 2020, 17:12
dr. Chelsia Septiany, Sp.T.H.T.K.L
Dokter Spesialis THT
Izin menyimak dok..
Terima kasih infonya
Terima kasih infonya
22 Juni 2021, 18:29
dr. Jaka Prasetya Vidya Ananta, M.K.M
Dokter Umum