Penatalaksanaan nonbedah merupakan pendekatan yang disukai pada kasus club foot (talipes equinovarus) karena dapat mencegah kecacatan permanen tanpa intervensi invasif, terutama bila dilakukan sejak dini. Pendekatan seperti metode Ponseti telah dilaporkan efektif dalam mengoreksi deformitas dengan angka keberhasilan tinggi dan komplikasi minimal.
Club foot merupakan kelainan bentuk bawaan pada kaki, yang merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal bawaan yang paling sering dijumpai. Insidensi idiopathic club foot diperkirakan berkisar antara 1–2 kasus per 1.000 kelahiran hidup, yang berarti terdapat sekitar 150.000 hingga 200.000 bayi dengan kondisi ini setiap tahun di seluruh dunia.
Penatalaksanaan club foot kerap menjadi tantangan tersendiri karena adanya perubahan anatomi patologis pada struktur kaki. Berbagai pendekatan terapi telah dikembangkan, termasuk pendekatan nonbedah dan tindakan pembedahan, untuk mengoreksi deformitas tersebut.[1]
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)