Pemilihan Obat Mual, Muntah, dan Diare untuk Ibu Menyusui

Pemilihan obat mual, muntah, dan diare untuk ibu menyusui perlu turut memperhatikan aspek keamanan bagi bayi yang disusui. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa obat yang mungkin diekskresikan ke ASI dalam jumlah tertentu dan berpotensi menimbulkan efek samping pada bayi, terutama neonatus dan bayi prematur.[1]

Pada ibu menyusui, keluhan mual, muntah, dan diare dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti gastroenteritis akut, efek samping obat tertentu, perubahan pada tubuh selama kehamilan, perubahan pola makan, dan stres. Penatalaksanaan pada kondisi ini memerlukan perhatian khusus.[1]

Terdapat beberapa obat antiemetik dan antidiare yang telah dievaluasi dan dinilai relatif aman untuk digunakan oleh ibu menyusui, apabila diberikan sesuai indikasi dan dalam dosis yang tepat. Contoh obat-obat tersebut adalah ondansetron dan metoclopramide sebagai antiemetik, lalu oralit, loperamide, dan diosmectite sebagai terapi diare, serta probiotik dan suplementasi zinc sebagai terapi suportif.[2-4]

Referensi