Dengan masuk atau mendaftar, Anda menyetujui Syarat Ketentuan dan Aturan Privasi ALODOKTER.
KHUSUS UNTUK DOKTER
Antikoagulan, antiplatelet, dan trombolisis merupakan tata laksana farmakologis untuk stroke iskemik yang berinteraksi dengan mekanisme koagulasi darah. Karena pentingnya peran trombosis pada patogenesis...(Baca Selengkapnya)
Penggunaan kontrasepsi hormonal telah dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, terutama stroke iskemik. Meski demikian, hasil dari berbagai studi yang ada masih saling...(Baca Selengkapnya)
Antikoagulan selama ini merupakan pilihan terapi untuk pencegahan stroke kardioemboli pada pasien dengan atrial fibrilasi, namun belum ada pedoman yang baku untuk...(Baca Selengkapnya)
Pendarahan intraserebral traumatik dan kontusio serebri dapat ditata laksana baik dengan tindakan operatif maupun non operatif. Kontusio serebri adalah memar pada jaringan...(Baca Selengkapnya)
Tata laksana epidural hematoma (EDH) dapat dilakukan secara konservatif atau non operatif maupun operatif, tergantung risiko perluasan hematoma atau pendarahan. Epidural hematoma...(Baca Selengkapnya)
Manifestasi klinis peningkatan tekanan intrakranial perlu dikenali oleh dokter karena kondisi ini berisiko menyebabkan herniasi otak yang mengancam nyawa. Peningkatan tekanan intrakranial...(Baca Selengkapnya)
Terdapat bukti ilmiah yang melaporkan bahwa latihan fisik pada penderita stroke subakut memiliki efikasi dan keamanan yang tidak lebih baik dibandingkan terapi...(Baca Selengkapnya)
Depresi merupakan salah satu komplikasi tersering pasca stroke. Meski demikian, depresi pasca stroke sering kurang terdiagnosis ataupun kurang tertangani. Padahal, depresi pasca...(Baca Selengkapnya)
Low-Dose Aspirin and the Risk of Stroke and Intracerebral Bleeding in Healthy Older People Cloud GC, Williamson JD, Thao LTP, Tran C,...(Baca Selengkapnya)
Farmakoterapi untuk gangguan mood dan emosional pasca stroke penting dipahami oleh dokter karena sekitar 6-35% pasien pasca stroke mengalami gangguan mood dan...(Baca Selengkapnya)