Bercak putih pada anak 6 tahun - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter. Saya mempunyai pasien anak usia 6 tahun, dengan keluhan timbul bercak putih di dagu sekitar 3 minggu ini. Tidak ada gatal, lama kelamaan bercak...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bercak putih pada anak 6 tahun

    Dibalas 1 jam yang lalu

    Alo dokter. Saya mempunyai pasien anak usia 6 tahun, dengan keluhan timbul bercak putih di dagu sekitar 3 minggu ini. Tidak ada gatal, lama kelamaan bercak semakin melebar. Diketahui anak tersebut setelah pulang sekolah, langsung ke penitipan anak, karena orang tua bekerja. Sudah diberikan terapi ketokonazole cream selama 2 minggu, tapi bercak masih melebar. Apakah terapi yang diberikan untuk selanjutnya? Terima kasih.

2 jam yang lalu

ALO Dokter Handalia. Mungkin Dd/ Vitiligo? Anjuran untuk pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis Tinea, seperti lampu Wood dan kerok KOH.

1 jam yang lalu
Baik, terimakasih dok..
1 jam yang lalu

Alo Dokter,

Saya bantu jawab dengan ALOMEDIKA AI ya dok, Dokter juga bisa coba ALOMEDIKA AI di aplikasi ALOMEDIKA, klik link berikut: https://alomedika.onelink.me/qZen/2gltas91 

 

Jawaban Singkat:
Bercak putih yang tidak gatal, melebar, dan tidak membaik dengan ketokonazol pada anak sering disebabkan oleh pitiriasis alba. Diagnosis banding lain: vitiligo, tinea versikolor, atau hipopigmentasi postinflamasi. Namun, tinea versikolor biasanya gatal dan merespon antijamur, sedangkan vitiligo biasanya lebih putih jelas dan tegas. Pitiriasis alba sering terjadi pada anak-anak, terutama dengan riwayat kulit kering atau atopik.

Penjelasan Lengkap:
Diagnosis
Pitiriasis alba adalah kelainan kulit jinak yang sering ditemukan pada anak-anak, berupa bercak hipopigmentasi, batas tidak tegas, permukaan sedikit bersisik, tidak gatal atau hanya sedikit gatal, sering di wajah.
Tinea versikolor: biasanya gatal, bersisik halus, sering di badan, merespon antijamur.
Vitiligo: bercak putih sangat jelas, batas tegas, tidak bersisik, bisa simetris.
Hipopigmentasi postinflamasi: biasanya ada riwayat peradangan sebelumnya.

Pitiriasis alba sangat sering ditemukan pada anak-anak yang sering terpapar matahari, kulit kering, atau memiliki riwayat atopik (asma, rinitis alergi, dermatitis atopik).


Anamnesis Penting
Riwayat gatal, kemerahan, atau peradangan sebelumnya?
Riwayat atopik?
Riwayat penggunaan obat lain/topikal sebelumnya?
Ada anggota keluarga dengan kelainan serupa?

Pemeriksaan Fisik
Bercak hipopigmentasi, batas tidak tegas, permukaan sedikit kasar/bersisik.
Tidak ada tanda infeksi aktif (tidak ada eritem, tidak ada pus, tidak ada nyeri tekan).

Pemeriksaan Penunjang
Tidak diperlukan pada kasus khas.
Lampu Wood: pitiriasis alba tidak menunjukkan fluoresensi kuning/hijau seperti tinea versikolor.

Terapi
Pitiriasis alba:
Pelembap (emollient) 2–3x/hari, terutama setelah mandi.
Hindari sabun keras dan mandi air panas.
Jika ada inflamasi/merah/bersisik berat: krim steroid potensi rendah (misal hidrokortison 1%) tipis 1x/hari selama 5–7 hari.
Edukasi: warna kulit akan kembali perlahan (bisa butuh beberapa bulan), tidak menular, tidak berbahaya.
Lindungi dari paparan matahari langsung.

Kapan rujuk?
Jika bercak bertambah banyak, simetris, batas sangat tegas (curiga vitiligo).
Jika ada tanda infeksi sekunder.
Jika tidak membaik setelah 2–3 bulan pengobatan.

Catatan:
Ketokonazol (antijamur) tidak efektif untuk pitiriasis alba.
Tidak perlu antibiotik/topikal lain kecuali ada infeksi sekunder.

Referensi:
WHO, British Association of Dermatologists, StatPearls (2023), RCH Melbourne.

1 jam yang lalu
Baik, terimakasih dok.