ALO Dokter.Pasien datang dengan keluhan punggung kaki terasa perih dan gatal sejak 1 hari yang lalu. Menurut pasien, keluhan timbul setelah pasien...
Pasien dengan punggung kaki gatal akibat sepatu bertali, apa rekomendasi terapinya? - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Pasien dengan punggung kaki gatal akibat sepatu bertali, apa rekomendasi terapinya?
ALO Dokter.
Pasien datang dengan keluhan punggung kaki terasa perih dan gatal sejak 1 hari yang lalu. Menurut pasien, keluhan timbul setelah pasien menggunakan heels yang bertali. Apakah rekomendasi terapi pasien ini?
ALO Dokter
Jawaban Singkat:
Lesi eritema pada punggung kaki yang perih dan gatal setelah pemakaian heels bertali kemungkinan besar adalah dermatitis kontak iritan. Terapi utama adalah eliminasi paparan, perawatan kulit, dan kontrol gejala.
Penjelasan Lengkap:
Diagnosis Klinis
Diagnosis utama: Dermatitis kontak iritan akibat gesekan/paparan bahan sepatu.
Diagnosis banding: Dermatitis kontak alergi, infeksi sekunder (jika ada tanda infeksi), tinea pedis (jika ada skuama/vesikel).
Anamnesis Penting
Riwayat paparan bahan baru (sepatu, kaos kaki)
Riwayat alergi/eksim sebelumnya
Apakah ada cairan/lepuh/vesikel?
Apakah ada demam, nyeri hebat, atau tanda infeksi (nanah, bengkak, hangat)?
Pemeriksaan Fisik
Inspeksi: Eritema, edema, vesikel, ekskoriasi, tanda infeksi sekunder.
Palpasi: Hangat, nyeri tekan, fluktuasi.
Terapi dan Penatalaksanaan
1. Eliminasi Paparan
Hindari penggunaan heels bertali atau sepatu yang menyebabkan gesekan.
Gunakan alas kaki yang longgar dan berbahan lembut.
2. Perawatan Kulit
Cuci area dengan air bersih dan sabun ringan, keringkan dengan lembut.
Kompres dingin (air dingin, kasa steril) 10-15 menit, 2-3x/hari untuk mengurangi inflamasi dan gatal.
3. Obat Topikal
Krim kortikosteroid ringan (misal: hidrokortison 1%) oles tipis 2x/hari selama 3-5 hari, hanya pada area yang teriritasi.
Jika sangat gatal, dapat ditambah antihistamin oral (misal: loratidine 10mg 1x/hari, efek).
Jika ada luka terbuka/eksoriasi: oleskan antibiotik topikal (misal: mupirocin) jika dicurigai infeksi sekunder.
4. Perawatan Rumah
Hindari menggaruk area yang gatal.
Jaga kebersihan kaki, hindari kelembaban berlebih.
Gunakan pelembab jika kulit kering.
5. Kapan Dirujuk
Lesi memburuk, meluas, atau muncul tanda infeksi (nanah, bengkak, demam).
Tidak membaik setelah 5-7 hari terapi.
Ada riwayat alergi berat atau dermatitis kronik.
Catatan Obat Lokal:
Hidrokortison 1% (krim): tersedia di Indonesia, aman untuk penggunaan jangka pendek pada area kulit tipis.
Hindari penggunaan kortikosteroid potensi tinggi pada area tipis seperti punggung kaki tanpa indikasi kuat.
Ingin bertanya lebih lanjut, silakan klik link ini melalui HP untuk tersambung langsung dengan ALOMEDIKA AI - https://alomedika.onelink.me/qZen/2gltas91