Hasil Biopsi Thymic carcinoma DD/ Mucoepidermoid, tetapi hasil IHC Ca Paru - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter, izin bertanya. Saya ada pasien laki2 berusia 66 th dengan efusi perikardial. Sudah dilakukan perikardiosintesis dan di cek di lab, hasilnya...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Hasil Biopsi Thymic carcinoma DD/ Mucoepidermoid, tetapi hasil IHC Ca Paru

    Dibuat 19 jam yang lalu

    Alo dokter, izin bertanya. Saya ada pasien laki2 berusia 66 th dengan efusi perikardial. Sudah dilakukan perikardiosintesis dan di cek di lab, hasilnya metastasis karsinoma. Kemudian dilakukan CT Scan dengan kontras, hasilnya adanya massa mediastinum. Lanjut dilakukan PET Scan, didapatkan hasil massa lobulated perikardium hipermetabolik disertai gambaran hipermetabolik pada perikardium serta adanya efusi perikardium, nodul hipermetabolik pada proyeksi timus, tampak limfadenopati hipermetabolik pada paratrakea, multipel pada anterior mediastinum (AP Window), superior

    trakeobronkial, lateral mediastinum, hilar, dan subkarina, serta tampak lesi hipermetabolik pada os vertebra-lumbar IV-V. Dilakukanlah tindakan thoracostomy, dan diambillah tumor perikardium, jaringan perikardium, KGB timus dan di biopsi. Hasil dari biopsi dinyatakan secara morfologi menunjukkan kesan gambaran Thymic carcinoma DD/ Mucoepidermoid carcinoma dengan metastasis KGB timus dan disarankan untuk dilakukan IHC. Ketika dilakukan IHC, didapatkan hasil CK : positif, CK7 : positif, CK20 : negatif, CD117 : negatif, dengan kesimpulan tumor adalah carcinoma, kemungkinan berasal dari paru, tiroid, mammae, atau upper GI

    . Pertanyaan saya, mengapa hasil IHC dan biopsi untuk menentukan jenis tumornya ini menjadi berbeda? Apakah ada sesuatu yang miss saat pemeriksaan? Ataukah memang jenis selnya mirip? Jika ternyata lebih condong ke ca paru, tiroid, atau mamae, mengapa dari pemeriksaan penunjang lain(CT Scan, PET Scan) tidak ditemukan benjolan/massa hipermetabolik di organ lain(paru, mamae, tiroid) selain di kelenjar getah bening dan vertebra?Hasil manakah yang bisa menjadi patokan untuk menentukan jenis kemoterapi selanjutnya? Dan bagaimanakah tatalaksana selanjutnya untuk pasien ini? Mohon pencerahannya dari teman sejawat semua