Alo Dokter, saya ingin bertanya, apakah anak2 dgn Sindrom Asperger ketika beranjak dewasa, mereka bisa menyesuaikan kehidupannya dan bisa hidup mandiri tanpa...
Apakah anak dengan Sindrom Asperger bisa hidup mandiri? - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Apakah anak dengan Sindrom Asperger bisa hidup mandiri?
Dibalas 23 April 2026, 22:20
dr. Septarani Sozisokhi Gea, dr.
Dokter Umum
Alo Dokter, saya ingin bertanya, apakah anak2 dgn Sindrom Asperger ketika beranjak dewasa, mereka bisa menyesuaikan kehidupannya dan bisa hidup mandiri tanpa bantuan orang lain lagi? Terima kasih sebelumnya untuk diskusinya 🙏🏻
Dibuat 17 April 2026, 17:48
18 April 2026, 21:28
dr.Rhapsody Karnovinanda, SpKJ
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa
Alo Dokter. Secara historis, asperger adalah diagnosis dalam DSM-IV untuk individu yang memiliki kesulitan interaksi sosial, menunjukkan pola perilaku terbatas dan repetitif, namun tidak ada keterlambatan bahasa bermakna maupun keterlambatan kognitif signifikan. Tapi kl di DSM 5 uda blending sama Autism Spectrum Disorder dan dibagi dalam level 1 (butuh dukungan), level 2 (butuh dukungan substansial), level 3 (butuh dukungan sangat substansial) .Sejauh ini, jika autismenya level 1, banyak yang bisa hidup mandiri, namun biasanya tetap memiliki kesulitan sosial dan fleksibilitas yang nyata, sehingga sebaiknya tetap ada dukungan, meski tidak sebesar level lainnya.
23 April 2026, 22:20
dr.Bedry Qintha
Dokter Umum
Banyak orang terkenal punya Asperger, dok. Beberapa yang saya tau itu Greta Thunberg, Elon Musk, Anthony Hopkins.
Jadi jawaban simpelnya adalah 'sangat memungkinkan untuk hidup mandiri'.
Menginat juga kan Asperger ini gangguan di interaksi sosial, bukan intelegensia, maka banyak pasiennya yang saat dewasa bisa bekerja dan berkeluarga.
Supaya luaran klinisnya lebih baik, menurut saya perlu intervensi dini, dok, seperti diberi terapi okupasi.
Terus kan anak Asperger seringnya suka ada minat ke satu hal khusus (misal IT), itu bisa kita dorong dan kembangkan minatnya agar jadi sesuatu yang produktif. cmiiw.
Jadi jawaban simpelnya adalah 'sangat memungkinkan untuk hidup mandiri'.
Menginat juga kan Asperger ini gangguan di interaksi sosial, bukan intelegensia, maka banyak pasiennya yang saat dewasa bisa bekerja dan berkeluarga.
Supaya luaran klinisnya lebih baik, menurut saya perlu intervensi dini, dok, seperti diberi terapi okupasi.
Terus kan anak Asperger seringnya suka ada minat ke satu hal khusus (misal IT), itu bisa kita dorong dan kembangkan minatnya agar jadi sesuatu yang produktif. cmiiw.