Lenacapavir Long-Acting Sebagai Terapi Profilaksis Infeksi HIV

Oleh :
dr.Lilik Maulidyatus Sholikhah, Sp.PD

Lenacapavir long-acting direkomendasikan oleh WHO sebagai pilihan terapi profilaksis pra-pajanan HIV atau pre-exposure prophylaxis (PrEP) HIV. Lenacapavir long-acting atau LEN yang hanya perlu disuntikkan setiap 6 bulan diharapkan dapat memperluas cakupan sasaran PrEP sehingga menekan angka infeksi HIV baru.

Regimen PrEP yang dahulu diberikan adalah kombinasi dosis tetap tenofovir disoproxil fumarate (TDF) 300 mg dan emtricitabine (FTC) 200 mg yang diminum rutin secara oral, injeksi cabotegravir long-acting (CAB-LA), dan cincin vagina dapivirine (DVR). Meski demikian, pilihan terapi tersebut dinilai masih kurang optimal. Penggunaan lenacapavir diharapkan dapat meningkatkan adherence dan aksesibilitas terapi.[1,2]

Sasaran Program PrEP HIV

Referensi