Panduan praktis cara melakukan rehidrasi pada anak balita tanpa tanda syok diperlukan karena dehidrasi bisa meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada anak usia di bawah 5 tahun secara bermakna. Dehidrasi pada balita telah dilaporkan berkaitan dengan komplikasi berat seperti gagal ginjal, aritmia, hingga kematian.[1,2]
Dehidrasi didefinisikan sebagai kondisi di mana tubuh kehilangan cairan. Dehidrasi pada anak dapat disebabkan oleh diare akut, muntah, demam, atau penurunan asupan oral. Gastroenteritis akut merupakan penyebab tersering kehilangan cairan pada kelompok anak. Dehidrasi juga sering terjadi pada anak dengan malnutrisi akut berat dan menjadi penyulit yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas.[2]
1. Nilai Derajat Dehidrasi dan Tentukan Pendekatan Rehidrasi Terbaik Sesuai Kondisi Pasien
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)