Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Episkleritis general_alomedika 2026-07-10T14:52:00+07:00 2026-07-10T14:52:00+07:00
Episkleritis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Episkleritis

Oleh :
dr. Florentina Priscilia
Share To Social Media:

Etiologi episkleritis sebagian besar tidak diketahui pasti dan digolongkan sebagai idiopatik. Sekitar sepertiga kasus terkait dengan kondisi sistemik, infeksi, dan beberapa kasus disebabkan inflamasi rangsangan luar.[1,5]

Penyakit sistemik penyebab episkleritis terutama gangguan jaringan kolagen dan vascular, seperti rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, poliarthritis nodosa, spondylitis ankylosing, inflammatory bowel disease, arthritis psoriasis, granulomatosis Wegener, juvenile idiopathic arthritis, penyakit Crohn, kolitis ulseratif, sarkoidosis, gout, dan rosacea.[1,3,10]

Episkleritis juga dapat dihubungkan dengan penyebab infeksi, seperti :

  • Bakteri, termasuk tuberculosis, penyakit Lyme, sifilis, cat-scratch disease

  • Virus, seperti herpes zoster dan herpes simpleks

  • Jamur
  • Parasit, seperti protozoa acanthamoeba, toxoplasmosis[1,6,10]

Benda asing pada mata dapat merangsang inflamasi pada episklera.[1,5]

Faktor Risiko

Kejadian episkleritis umumnya terjadi pada wanita dewasa. Tidak terdapat faktor risiko spesifik yang memicu kejadian episkleritis. Rangsangan luar, seperti benda  asing atau gesekan berulang pada mata, dapat menjadi faktor risiko episkleritis.[1,10]

 

 

Direvisi oleh: dr. Dizi Bellari Putri

Referensi

1. Ellen N Yu Keh. Episcelritis. Medscape. 2024 https://emedicine.medscape.com/article/1228246-overview
3. Generali. E, Cantarini. L, Selmi. C. Ocular Involvement in Systemic Autoimmune Disease.Clin Rev Allergy Immunol.2015 Dec;49(3):263-70. doi: 10.1007/s12016-015-8518-3
5. Salama, Amr. Elsheikh, Arwa. Alwei, Richard. Is this a worrisome red eye? Episcleritis in the primary care setting. J Community Hosp Intern Med Perspect. 2018; 8(1): 46–48.
6. Yadav S, Rawal G. Tubercular Nodular Episcleritis: A Case Report. J Clin Diagn Res. 2015 Aug. 9 (8):ND01-2.
10. Schonberg S. Stokkermans TJ. Episcleritis. Stat Pearls. 2019. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/NBK534796/

Patofisiologi Episkleritis
Epidemiologi Episkleritis
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 53 menit yang lalu
Penanganan Ulkus DM post debridement 2 minggu yang lalu.
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Saya mendapatkan pasien dengan ulkus DM post debridement 2 minggu yang lalu. Luka sudah dikontrol setiap hari ke klinik untuk ganti perban dan...
Anonymous
Dibalas kemarin, 07:43
Demam tanpa keluhan lain apakah boleh diberikan antibiotik?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter Selamat malam, izin bertanya. pada pasien bayi ataupun anak yang mengalami demam > 38.8 tanpa disertai keluhan seperti batuk, pilek, nyeri...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 10 Juli 2026, 10:22
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas bagi Ibu dan Bayi - Kamis, 30 Juli 2026 Jam: 10.00-12.00 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://bit.ly/Apps-300726Link LMS: https://bit.ly/LMS-300726Ikuti webinar Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.