Risiko Mortalitas Akibat Penggunaan Anestesi Lokal

Oleh :
dr. Harris Bartimeus, Sp.B

Risiko mortalitas akibat penggunaan anestesi lokal umumnya berkaitan dengan terjadinya local anesthetic systemic toxicity (LAST). Sebenarnya, angka komplikasi akibat penggunaan anestesi lokal rendah dan sangat jarang terjadi. Kejadian fatal akibat penggunaan anestesi lokal kebanyakan dilaporkan dalam studi lama, misalnya akibat penggunaan kokain dosis tinggi sebagai agen anestesi lokal dan kejadian henti jantung pada penggunaan bupivacaine dan etidocaine.

Penggunaan anestesi lokal yang meningkat juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan angka komplikasi akibat penggunaan anestesi lokal. Meningkatnya pengguna anestesi lokal selain anestesiologis dan banyaknya variasi tindakan yang dapat dilakukan dengan bantuan anestesi lokal juga turut berperan dalam meningkatnya angka komplikasi.[1-3]

Sistem kardiovaskular dan saraf pusat merupakan sistem organ yang paling banyak terimbas dari kejadian LAST, karena mekanisme aksi obat anestesi lokal melibatkan blokade kanal natrium. Gejala kardiovaskular yang lazim muncul mulai dari aritmia, hipotensi, sampai henti jantung. Gejala sistem saraf pusat yang sering muncul adalah gangguan penglihatan, sensori, hingga kejang. Depresi saraf pusat juga dapat terjadi, ditandai dengan pingsan hingga gagal napas.

Referensi