Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Pyridoxine general_alomedika 2026-09-10T13:29:52+07:00 2026-09-10T13:29:52+07:00
Pyridoxine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Pyridoxine

Oleh :
dr. DrRiawati MMedPH
Share To Social Media:

Pyridoxine atau analog vitamin B6 pada umumnya aman dikonsumsi secara oral, dan jarang memberikan efek samping. Namun, pyridoxine dapat menimbulkan interaksi obat dengan antikonvulsan, yang menyebabkan penurunan konsentrasi antikonvulsan.[1,7]

Efek Samping

Pyridoxine umumnya memiliki profil keamanan yang baik dan jarang menimbulkan efek samping bila digunakan dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan harian atau sebagai suplemen rutin. Efek samping yang dapat terjadi meliputi gangguan gastrointestinal seperti mual dan dispepsia, sakit kepala, parestesia, serta rasa kantuk (somnolensi).

Selain itu, beberapa laporan menunjukkan kemungkinan peningkatan kadar enzim hati, khususnya aspartate aminotransferase (AST), dan penurunan kadar asam folat serum. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi, pasien juga dapat mengalami nyeri atau sensitivitas pada payudara, fotosensitivitas, serta kelainan kulit berupa dermatitis vesikular, meskipun kejadian ini relatif jarang.

Efek samping yang paling dikenal dari penggunaan pyridoxine adalah neuropati sensorik, yang ditandai dengan kesemutan, baal, atau gangguan sensasi pada ekstremitas. Namun, kondisi ini umumnya hanya terjadi pada penggunaan dosis sangat tinggi dalam jangka panjang. Hingga saat ini, tidak terdapat bukti yang menunjukkan terjadinya neuropati sensorik pada penggunaan dosis di bawah 100 mg per hari selama kurang dari 30 minggu pada orang dewasa.[1,7,12]

Interaksi Obat

Pyridoxine dapat berinteraksi dengan beberapa obat, terutama golongan antikonvulsan seperti phenytoin dan phenobarbital. Pemberian pyridoxine dalam dosis tertentu dapat menurunkan konsentrasi plasma kedua obat tersebut, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas terapi antikejang.

Interaksi lainnya terjadi dengan levodopa. Pyridoxine dapat meningkatkan metabolisme levodopa di perifer sehingga mengurangi jumlah obat yang mencapai sistem saraf pusat dan menurunkan efek terapinya.

Selain interaksi obat, pyridoxine juga dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium, khususnya uji urobilinogen yang menggunakan reagen Ehrlich, sehingga dapat menghasilkan hasil positif palsu dan menyebabkan interpretasi hasil pemeriksaan menjadi kurang akurat.[7]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. National Center for Biotechnology Information (2026). PubChem Compound Summary for CID 1054, Pyridoxine. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Pyridoxine.
7. Drugs.com. Pyridoxine. 2026. https://www.drugs.com/monograph/pyridoxine.html
12. Abosamak NER, Gupta V. Vitamin B6 (Pyridoxine). In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557436/

Indikasi dan Dosis Pyridoxine
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Rasionalisasi Pemberian Antiemetik pada Hiperemesis Gravidarum
    Rasionalisasi Pemberian Antiemetik pada Hiperemesis Gravidarum
  • Multivitamin Prenatal dan Risiko Emesis Gravidarum
    Multivitamin Prenatal dan Risiko Emesis Gravidarum
  • Red Flag Mual Muntah pada Ibu Hamil
    Red Flag Mual Muntah pada Ibu Hamil
Diskusi Terkait
dr.Rahayu Mentari
Dibalas 14 Maret 2025, 09:52
Apa terapi dispepsia yang tepat pada ibu hamil usia kehamilan 9-10 minggu?
Oleh: dr.Rahayu Mentari
6 Balasan
Alo Dokter. Px usia 26 th G1A0P0 usia khamilan 9-10 minggu..Mengeluhakan peruh terasa penuh, nyeri uluhati, menyesak, kmbung, mual,susah tuk sndawa dan buang...
Anonymous
Dibalas 11 Desember 2024, 15:41
Penanganan ibu hamil mual muntah, usia kehamilan 3 bulan
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Di PKM hanya ada ranitidine, omeprazoleMuntah: ada domperidoneApakah ibu hamil 3 bulan boleh minum domperidone?
dr.I Kadek Jaya Santika, S.Ked.
Dibalas 27 Juni 2023, 02:53
Kombinasi ondansetron dan metoclopramide untuk penanganan hiperemesis gravidarum
Oleh: dr.I Kadek Jaya Santika, S.Ked.
4 Balasan
Alo dokter. Izin bertanya. Saya ada pasien perempuan 29 tahun dengan hipermesis gravidarum. Sudah minum ondansetron 3x8 mg io, lansoprazole 2x1 tab io,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.