Herpes zoster pada anak - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter. Izin diskusi. Saya dapat pasien anak usia 6 tahun dengan ruam khas seperti herpes zoster. Keluhan anak hanya nyeri dibagian yang ruam, demam...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Herpes zoster pada anak

    Dibalas 1 jam yang lalu
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter. Izin diskusi. Saya dapat pasien anak usia 6 tahun dengan ruam khas seperti herpes zoster. Keluhan anak hanya nyeri dibagian yang ruam, demam tidak ada. Pasien riwayat pernah terkena varicella diumur 2 tahun. Riwayat kontak dengan penderita cacar atau herpes zoster tidak ada. Anaknya sudah diberikan asiklovir, Paracetamol, dan mupirocin.  Jika dari gambaran lesi seperti ini apakah ada kemungkinan DD penyakit yang lain? Jika ini benar herpes zoster, apakah HZ ini bisa berulang kembali saat anak dewasa nanti?
    Mohon masukan dari TS semua. Terimakasih

1 jam yang lalu
Pada foto, apabila lesi tampak berkelompok, unilateral, dan mengikuti satu dermatom tanpa melewati garis tengah tubuh, maka diagnosis HZ semakin kuat.Terapi dengan asiklovir sudah tepat, terutama bila diberikan dalam 72 jam pertama sejak onset ruam atau masih muncul vesikel baru. Dosis anak adalah 20 mg/kgBB/kali (maksimal 800 mg), 4 kali sehari selama 5 hari atau sesuai pedoman setempat. Analgesik diberikan sesuai kebutuhan. Mupirosin tidak rutin diperlukan, kecuali terdapat bukti infeksi bakteri sekunder.Mengenai kekambuhan, Herpes Zoster dapat kambuh, tetapi pada anak yang imunokompeten kejadiannya sangat jarang (sekitar <5%). Kekambuhan lebih sering ditemukan pada pasien dengan gangguan imunitas, penyakit kronis, atau usia lanjut. Jadi, bila anak ini sehat tanpa faktor risiko, kemungkinan mengalami HZ berulang saat dewasa tetap ada tetapi kecil.Bila HZ terjadi pada usia sangat muda, berulang, multidermatom, berat, atau disertai infeksi berulang lainnya, maka perlu dipikirkan evaluasi adanya defisiensi imun. Namun untuk kasus tunggal pada anak sehat, biasanya tidak memerlukan pemeriksaan imunologi lebih lanjut.Prognosis pada anak umumnya sangat baik, dengan komplikasi seperti post-herpetic neuralgia jauh lebih jarang dibandingkan pada orang dewasa.