Alo dokter izin beetanya. Saya ada pasien dengan tes rapid malaria positif. Saya mulai pemberian terapi DHP dan Primaquine.Di hari pertama harusnya dosis DHP...
Dosis Obat Malaria - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Dosis Obat Malaria
Dibalas 1 jam yang lalu
dr.Enos Tri Utomo Halawa
Dokter Umum
Alo dokter izin beetanya. Saya ada pasien dengan tes rapid malaria positif. Saya mulai pemberian terapi DHP dan Primaquine.
Di hari pertama harusnya dosis DHP 3 tab per hari. Tetapi karna sediann obat terbatas pasie. Hanya konsumsi 1 obat. Di hari kedua apakah lanjut 3 tab, atau di di tambah dengan dosis yg kurang di hari pertama?
Mohon bantuannya dok?
Terima kasih
Dibuat 9 jam yang lalu
1 jam yang lalu
dr.Jeffri Agustinus Tobing
Dokter Umum
Alo dok izin bantu menjawab. Sebelumnya terimakasih atas sharing kasusnya.Dok, sebaiknya tidak mengganti dosis yang terlewat dengan menambahkan dosis pada hari berikutnya. DHP (dihydroartemisinin-piperaquine) diberikan sesuai dosis harian berdasarkan berat badan selama 3 hari berturut-turut, bukan berdasarkan total kumulatif yang dapat "dicicil" atau "dibayar" di hari berikutnya.
Bila pada hari pertama pasien hanya mendapat 1 tablet padahal seharusnya 3 tablet, maka efektivitas terapi hari pertama menjadi tidak adekuat. Pada kondisi seperti ini, pedoman lebih menyarankan memulai kembali regimen penuh (restart) selama 3 hari setelah obat tersedia, terutama bila keterlambatan sudah melewati sekitar 24 jam atau dosis hari pertama jauh dari dosis yang seharusnya. Jangan memberikan 5 tablet sekaligus pada hari kedua untuk mengganti kekurangan hari pertama karena belum terbukti meningkatkan efektivitas dan justru dapat meningkatkan risiko efek samping, termasuk pemanjangan interval QT akibat piperaquine.
Pasien juga tetap perlu dievaluasi secara klinis dan bila memungkinkan dilakukan pemeriksaan ulang parasit (follow-up) sesuai pedoman.
Bila pada hari pertama pasien hanya mendapat 1 tablet padahal seharusnya 3 tablet, maka efektivitas terapi hari pertama menjadi tidak adekuat. Pada kondisi seperti ini, pedoman lebih menyarankan memulai kembali regimen penuh (restart) selama 3 hari setelah obat tersedia, terutama bila keterlambatan sudah melewati sekitar 24 jam atau dosis hari pertama jauh dari dosis yang seharusnya. Jangan memberikan 5 tablet sekaligus pada hari kedua untuk mengganti kekurangan hari pertama karena belum terbukti meningkatkan efektivitas dan justru dapat meningkatkan risiko efek samping, termasuk pemanjangan interval QT akibat piperaquine.
Pasien juga tetap perlu dievaluasi secara klinis dan bila memungkinkan dilakukan pemeriksaan ulang parasit (follow-up) sesuai pedoman.