Sore dok, izin konsul dan berdiskusiSaya kedatangan pasien laki laki, usia 46 thn dgn keluhan Nyeri ulu hati pagi tadi dan blm minum obat. Dengan Tensi 137 /...
Pemberian obat lambung PPI pada pasien laki-laki 46 tahun - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Pemberian obat lambung PPI pada pasien laki-laki 46 tahun
Sore dok, izin konsul dan berdiskusi
Saya kedatangan pasien laki laki, usia 46 thn dgn keluhan Nyeri ulu hati pagi tadi dan blm minum obat. Dengan Tensi 137 / 83, HR : 56x/i, SpO2 : 97 %. Riw kebiasaan 1. Tidur diatas jam 12 malam, 2. Merokok 20 btg / hr, 3. Minum kopi hitam 3x sehari, Perawakan ny juga OBESITAS
Yang ingin sya tanyakan dok apakah ttp aman d berikan obat lambung golongan PPI?
Dan apakah pasien ini bisa di Edukasi akan beresiko ke jantung d kemudian hari dok?
Terimakasih 🙏🏻
ALO Dokter.
1. Apakah pasien ini aman diberikan PPI? - Untuk keluhan nyeri epigastrium, diperlukan anamnesis dan pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan apakah nyeri tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh masalah jantung atau saluran penceranaan. Jika kemungkinan besar disebabkan oleh GERD, maka PPI dapat diresepkan.
2. Apakah pasien perlu edukasi risiko kondisi jantung? Ya, tentu saja, Dok. Pasien memiliki beberapa faktor risiko penyakit jantung: merokok dan obesitas (perlu menghitung IMT). Tekanan darah pasien juga tinggi, tetapi tidak jelas apakah pengukuran dilakukan saat pasien sedang merasakan nyeri atau berapa kali pengukuran telah dilakukan.
Mengingat usia dan adanya faktor risiko tersebut, pemeriksaan sebaiknya dilengkapi dengan pemeriksaan kadar kolesterol, HbA1c, dan fungsi ginjal agar skor PREVENT pasien dapat dihitung (baca lengkap di sini https://www.alomedika.com/kalkulator-prevent-untuk-prediksi-risiko-penyakit-kardiovaskular).
Skor ini dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada pasien, misalnya: bapak berisiko mengalami serangan jantung dalam 10 tahun ke depan setidaknya 7-10%). Skor ini juga akan membantu dalam edukasi perubahan gaya hidup dan pemberian obat yang tepat sasaran untuk menurunkan risiko penyakit jantung (seperti GLP-1, CCB/ARB, atau statin).