Pendahuluan Phenylbutazone
Phenylbutazone adalah obat antiinflamasi non steroid (NSAID) yang bisa digunakan dalam penanganan rheumatoid arthritis, gout, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis. Dalam perjalanan penggunaannya, terdapat berbagai laporan mengenai efek samping serius berupa kelainan dermatologi, hematologi, dan gastrointestinal, sehingga penggunaannya telah semakin ditinggalkan.
Di Amerika Serikat, Food and Drugs Administration (FDA) telah melakukan pemeriksaan keamanan phenylbutazone. Saat ini phenylbutazone sudah tidak memiliki ijin edar dari FDA untuk digunakan pada manusia.[1-4]
Secara farmakologi, phenylbutazone adalah derivat pirazolon sintetis dengan efek antiinflamasi, antipiretik, dan analgesik yang terutama bekerja melalui penghambatan sintesis prostaglandin. Secara mekanistik, obat ini berikatan dan menginaktivasi enzim prostaglandin H sintase (siklooksigenase) serta prostasiklin sintase melalui proses deaktivasi yang dimediasi peroksida (H₂O₂), sehingga menurunkan produksi prostaglandin H dan prostasiklin.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)