Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Phenylbutazone annisa-meidina 2026-01-06T15:26:49+07:00 2026-01-06T15:26:49+07:00
Phenylbutazone
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Phenylbutazone

Oleh :
dr. Lina Yohanes, Sp.FK
Share To Social Media:

Phenylbutazone kontraindikasi pada pasien dengan riwayat reaksi hipersensitivitas terhadap obat ini, diskrasia darah, ulkus peptikum aktif, atau disfungsi hati dan ginjal yang signifikan. Peringatan penggunaan phenylbutazone adalah terkait risiko toksisitas serius, termasuk supresi sumsum tulang, reaksi hipersensitivitas berat, dan komplikasi gastrointestinal serta renal.[4-6]

Kontraindikasi

Phenylbutazone dikontraindikasikan pada pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), serta pada kondisi dengan risiko tinggi komplikasi hematologis seperti agranulositosis atau anemia aplastik.

Kontraindikasi lain adalah pada pasien dengan ulkus peptikum aktif, perdarahan gastrointestinal, gangguan fungsi hati atau ginjal berat, gagal jantung kongestif, atau hipertensi yang tidak terkontrol, mengingat potensinya memperburuk retensi cairan dan toksisitas organ.[6,11]

Peringatan

Perlu diketahui bahwa penggunaan phenylbutazone sudah semakin ditinggalkan karena profil keamanan yang buruk dan banyaknya alternatif terapi lain yang lebih aman. Phenylbutazone membawa risiko toksisitas serius, termasuk diskrasia darah berat, reaksi hipersensitivitas berat, serta komplikasi gastrointestinal seperti ulkus dan perdarahan.

Obat ini juga dapat mengganggu fungsi ginjal melalui retensi natrium dan perubahan aliran darah ginjal, meningkatkan risiko edema, hipertensi, atau eksaserbasi gagal jantung, terutama pada pasien dengan penyakit ginjal atau kondisi komorbid lain.

Selain itu, phenylbutazone memiliki potensi interaksi obat yang luas karena ikatan protein plasmanya yang sangat tinggi serta kemampuannya menginduksi enzim mikrosomal, sehingga dapat meningkatkan risiko perdarahan pada pasien yang menggunakan antikoagulan, memperkuat efek hipoglikemik sulfonilurea atau insulin, serta mengubah kadar obat lain yang sangat terikat protein.[4-6,11]

Referensi

4. Aronson JK. Phenylbutazone. Meyler’s Side Effects of Drugs: The International Encyclopedia of Adverse Drug Reactions and Interactions, Sixteenth Edition. 2016: 698-701.
5. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 4781, Phenylbutazone. 2025. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Phenylbutazone.
6. Apotex INC. Product Monograph Apo-Phenylbutazone. Accessed 2025. https://pdf.hres.ca/dpd_pm/00007868.PDF
11. MIMS Indonesia. Phenylbutazone. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenylbutazone?mtype=generic

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Phenylbutazone

Artikel Terkait

  • Hubungan antara Homosistein dengan Ankylosing Spondylitis – Telaah Jurnal Alomedika
    Hubungan antara Homosistein dengan Ankylosing Spondylitis – Telaah Jurnal Alomedika
Diskusi Terbaru
dr.Nurul Inayah Ramadhany
Dibalas 25 menit yang lalu
Kapan pasien bisa berhubungan seksual setelah SC ERACS?
Oleh: dr.Nurul Inayah Ramadhany
1 Balasan
Dok kalau abis sc eract kapan pasien bisa berhubungan dgn suami ?
dr. ALOMEDIKA AI
Dibalas 18 September 2026, 11:40
ALOMEDIKA AI Dukung Dokter Hadapi Ledakan Pengetahuan Medis
Oleh: dr. ALOMEDIKA AI
1 Balasan
ALO Dokter.Segera gunakan ALOMEDIKA AI melalui aplikasi/website Alomedika: https://www.alomedika.com/aiPengetahuan medis terus berkembang, sementara waktu...
dr.Fikri
Dibalas 17 September 2026, 14:32
Kontrasepsi pada Hipertensi: Bisakah AI Membantu Memilih yang Aman?
Oleh: dr.Fikri
1 Balasan
Pasien perempuan berusia 33 tahun datang untuk konsultasi kontrasepsi. Pasien memilki riwayat hipertensi tidak terkontrol dan siklus haid yang tidak teratur....

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.