Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Rocuronium annisa-meidina 2026-04-16T09:30:05+07:00 2026-04-16T09:30:05+07:00
Rocuronium
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Rocuronium

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Penggunaan rocuronium pada kehamilan perlu berhati-hati, karena obat ini masuk dalam kategori B menurut FDA dan kategori C dalam literatur yang lebih tua. Pada ibu menyusui, belum diketahui apakah rocuronium dikeluarkan ke ASI dan bagaimana efeknya pada produksi susu atau bayi yang menyusu.[4]

Penggunaan pada Kehamilan

Menurut FDA, rocuronium termasuk kategori B, tetapi obat ini dimasukkan dalam kategori C dalam literatur yang lebih tua. Kategori ini berarti bahwa studi pada hewan percobaan menunjukkan adanya efek terhadap janin, namun belum terdapat studi terkontrol yang adekuat pada wanita hamil. Obat hanya digunakan apabila manfaat yang diharapkan lebih besar dibandingkan potensi risiko terhadap janin.[4,14]

Menurut Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia, rocuronium termasuk Kategori B2. Kategori ini menaungi obat-obat yang telah digunakan pada sejumlah terbatas wanita hamil tanpa peningkatan frekuensi malformasi atau efek berbahaya terhadap janin yang teramati, sementara data studi hewan terbatas namun tidak menunjukkan bukti peningkatan kerusakan janin.[8,10,11]

Rocuronium dapat melintasi plasenta dalam jumlah kecil dan telah digunakan dalam anestesi obstetri tanpa bukti konsisten peningkatan risiko teratogenik, namun penggunaannya tetap harus mempertimbangkan kondisi klinis ibu.[4,14]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Pada praktik, rocuronium dipakai untuk memfasilitasi intubasi endotrakeal cepat dan memberikan relaksasi otot rangka selama anestesi umum atau ventilasi mekanik. Meski demikian, data mengenai ekskresi rocuronium ke dalam ASI masih terbatas.

Berdasarkan sifat farmakokinetiknya yang hidrofilik, bermuatan ion, dan memiliki berat molekul relatif besar, transfer ke dalam ASI diperkirakan sangat kecil dan tidak bermakna secara klinis. Hingga saat ini tidak terdapat laporan efek merugikan pada bayi setelah pemberian rocuronium dosis tunggal dalam anestesi.[8,10,14]

Referensi

4. American Society of of Health-Systems Pharmacists. Rocuronium. 2025. https://www.drugs.com/monograph/rocuronium-bromide.html
8. Drugs.com. Rocuronium Pregnancy and Breastfeeding Warnings. 2024. https://www.drugs.com/pregnancy/rocuronium.html
10. Fresenius-Kabi. Rocuronium. Fresenius-Kabi. 2024. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.fresenius-kabi.com/content/dam/fresenius-kabi/au/products/product-documents/IV%2520Drugs/Rocuronium_Kabi_PI.pdf&ved=2ahUKEwiyw5j9p_OSAxVh6zgGHTokNmA4ChAWegQIFBAB&usg=AOvVaw1C4MWZQwljlL54EOZsrclm
11. Demogen Australia Pty Ltd. Rocuronium. The Department of Health, Disability and Ageing, Australian Government. 2025. https://www.ebs.tga.gov.au/ebs/picmi/picmirepository.nsf/pdf?OpenAgent=&id=CP-2025-PI-02385-1&d=20260225172310101
14. Electronic Medicines Compendium. Rocuronium bromide 50 mg/5 ml solution for injection/infusion vials (10 mg/ml) – Summary of Product Characteristics (SmPC). 2024. https://www.medicines.org.uk/emc/product/8841/smpc#gref

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ro...

Artikel Terkait

  • Ketamine vs Etomidate untuk Intubasi Trakea pada Pasien Sakit Kritis – Telaah Jurnal Alomedika
    Ketamine vs Etomidate untuk Intubasi Trakea pada Pasien Sakit Kritis – Telaah Jurnal Alomedika
  • Intubasi dan Ventilasi pada Pasien ARDS dengan COVID-19
    Intubasi dan Ventilasi pada Pasien ARDS dengan COVID-19
  • Cara Praktis Menilai Intubasi Sulit
    Cara Praktis Menilai Intubasi Sulit
  • Rocuronium Vs Succinylcholine pada Rapid Sequence Intubation
    Rocuronium Vs Succinylcholine pada Rapid Sequence Intubation
  • Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak
    Anestesi Umum vs Anestesi Lokal untuk Sirkumsisi Anak

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr. Lathifa Dinar
Dibalas kemarin, 11:46
Benjolan Payudara Harus Langsung Dirujuk?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
ALO Dokter. Pasien perempuan berusia 35 tahun datang dengan keluhan benjolan pada payudara kanan. Benjolan terkadang terasa nyeri. Pasien tidak tahu sejak...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 11:23
Jurnal Paling Zonk di Bulan Mei 2026 😨
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter! Tinjau penelitian dengan kritis! Tidak semua penelitian yang dipublikasikan layak Anda percaya. Studi ini mengevaluasi efikasi akupuntur pada...
Anonymous
Dibalas 18 jam yang lalu
Permintaan Visum
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, ada pasien yang ditemukan meninggal karena gantung diri, dari keluarga korban ikhlaskan kematian nya, dan tda lapor ke polisi utk dilakukan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.