Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Kalsium Folinat general_alomedika 2026-09-18T14:00:43+07:00 2026-09-18T14:00:43+07:00
Kalsium Folinat
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Kalsium Folinat

Oleh :
dr. Vania Azalia Gunawan, Sp.PD
Share To Social Media:

Efek samping kalsium folinat yang umum meliputi leukopenia, mual, muntah, diare, stomatitis, lelah atau malaise, alopesia, dermatitis, dan anoreksia. Kalsium folinat juga memiliki beberapa interaksi obat, seperti bersama antikonvulsan phenobarbital dan phenytoin, yang dapat menurunkan efek antikonvulsan dan berpotensi meningkatkan frekuensi kejang.[1,3,8,11]

Efek Samping

Pemberian kalsium folinat dilaporkan menimbulkan beberapa efek samping sebagai berikut:

  • Status generalis: demam
  • Alergi-imunologi: reaksi alergi meliputi urtikaria hingga syok anafilaktik

  • Sistem saraf: kejang, sinkop.
  • Gastrointestinal dan hepatobilier: mual muntah pada pemberian kalsium folinat dosis tinggi. Pemberian bersamaan dengan 5-fluorouracil sering menyebabkan keluhan mual muntah dan diare, serta hiperamonia
  • Dermatologi: Stevens-Johnson syndrome(SJS) dan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) pernah dilaporkan pada pasien yang mendapat kalsium folinat bersama dengan obat-obat yang diketahui dapat menyebabkan penyakit ini. Kalsium folinat belum bisa dieksklusikan sebagai penyebab SJS dan TEN.

Pemberian bersamaan dengan 5-fluorouracil juga dapat menyebabkan keluhan mukositis, termasuk stomatitis dan cheilitis; palmar-plantar erythrodysesthesia[1,3,4,8,11]

Interaksi Obat

Beberapa interaksi obat kalsium folinat meningkatkan konsentrasi obat seperti interaksi dengan 5-fluorouracil (5-FU) yang dapat meningkatkan aktivitas antitumor maupun menurunkan konsentrasi obat, seperti interaksi kalsium folinat dengan obat antiepilepsi.[1,3,8,11]

Meningkatkan Konsentrasi Obat

Kalsium folinat dapat meningkatkan aktivitas antitumor dari 5-FU dengan menghambat timidilate synthase pada sel tumor. Dengan pemberian kalsium folinat,efek toksisitas dari 5-FU akan meningkat, terutama pada lansia. Penurunan dosis dari 5-FU diperlukan apabila kedua obat ini dikombinasi. Gejala klinis yang sering terjadi seperti leukopenia, mukositis, stomatitis, atau diare.

Kematian akibat enterokolitis berat, diare, dan dehidrasi pada lansia pernah dilaporkan pada pasien yang menerima kombinasi ini. Bila didapatkan gejala tersebut, penurunan dosis maupun penghentian dari terapi diperlukan hingga gejala tersebut menghilang. Kalsium folinat juga diketahui meningkatkan efek dari obat kemoterapi capecitabine dengan efek sinergisme dari farmakodinamik.[1,3,8,11,13]

Menurunkan Konsentrasi Obat

Terdapat risiko peningkatan frekuensi serangan kejang pada pasien epilepsi yang mengonsumsi phenobarbital, phenytoin, primidone, dan succinimide. Kalsium folinat merupakan salah satu kofaktor metabolisme pada hepar sehingga dapat menyebabkan penurunan dari kadar enzim obat antiepilepsi pada plasma.

Pemberian kalsium folinat bersamaan dengan antagonis asam folat, seperti cotrimoxazole dan pyrimethamine, dapat menurunkan hingga menetralisir efikasi obat. Pemberian bersamaan dengan trimethoprim sebaiknya dihindari terutama pada terapi profilaksis Pneumocystis jiroveci pneumonia pada pasien HIV positif karena dapat menyebabkan penurunan efikasi dan kegagalan terapi.

Pemberian kalsium folinat yang berlebihan dapat mengurangi aktivitas antitumor dari methotrexate. Untuk mengurangi efek tersebut, pemberian kalsium folinat sebagai rescue therapy diberikan dalam 24 jam post administrasi methotrexate.[1,3,8,11]

Menurunkan Konsentrasi Kalsium Folinat

Glucarpidase dapat menurunkan kadar dan efek dari kalsium folinat dengan meningkatkan metabolisme. Kalsium folinat, folat tereduksi, dan antimetabolit folat merupakan substrat dari glucarpidase.[1,3,8,11]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. ASHP. Leucovorin (Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/leucovorin.html
3. European Medicines Agency. Lederfoline: Summary of product characteristics. 2023. https://www.ema.europa.eu/en/documents/referral/lederfoline-article-30-referral-annex-i-ii-iii_en.pdf
4. BC Cancer Drug Manual. Leucovorin. 2023. http://www.bccancer.bc.ca/drug-database-site/Drug%20Index/Leucovorin_monograph.pdf
8. MIMS. Calcium folinat: Drug Information. 2020. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/calcium%20folinat/?type=brief&mtype=generic
11. FDA. Leucovorin Calcium Injection USP Leucovorin Calcium for Injection. 2011. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2012/040347s010lbl.pdf
13. Wang S, Wang L, et al. Leucovorin enhances the anti-cancer effect of bortezomid in colorectal cancer cells. Scientific Reports. 2017;682 (7).

Indikasi dan Dosis Kalsium Folinat
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA AI
Dibalas 18 September 2026, 11:40
ALOMEDIKA AI Dukung Dokter Hadapi Ledakan Pengetahuan Medis
Oleh: dr. ALOMEDIKA AI
1 Balasan
ALO Dokter.Segera gunakan ALOMEDIKA AI melalui aplikasi/website Alomedika: https://www.alomedika.com/aiPengetahuan medis terus berkembang, sementara waktu...
dr.Fikri
Dibalas 17 September 2026, 14:32
Kontrasepsi pada Hipertensi: Bisakah AI Membantu Memilih yang Aman?
Oleh: dr.Fikri
1 Balasan
Pasien perempuan berusia 33 tahun datang untuk konsultasi kontrasepsi. Pasien memilki riwayat hipertensi tidak terkontrol dan siklus haid yang tidak teratur....
dr. Muh Bayu Setiono
Dibalas 17 September 2026, 22:40
Rahang Sulit Terbuka
Oleh: dr. Muh Bayu Setiono
1 Balasan
Permisi rekan dokter semua, mau sharing kasusPerempuan usia 28 tahun mengaku sulit membuka rahangnya sejak 5 bulan lalu. Awalnya hanya selebar 1 jari,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.