Pemberian Zat Besi Intravena untuk Anemia Defisiensi Besi pada Kehamilan

Oleh :
dr. Nathania S. Sutisna

Zat besi intravena sering diberikan untuk menangani anemia defisiensi besi pada kehamilan. Pada praktik klinis, rute oral merupakan pilihan pertama pemberian zat besi pada kehamilan. Meski demikian, pemberian melalui rute oral memiliki berbagai keterbatasan, seperti sering terlupa oleh pasien dan juga memiliki efek samping yang membuat tidak nyaman, misalnya memperparah mual, konstipasi, ataupun rasa metalik di lidah.

Selama kehamilan, kadar hemoglobin di bawah 11 g/dL dianggap sebagai anemia, sementara anemia berat ditandai dengan kadar hemoglobin kurang dari 7 g/dL. Anemia antepartum berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan yang signifikan bagi ibu dan bayi baru lahir, termasuk kebutuhan transfusi darah, syok hipovolemik, kematian ibu, kelahiran prematur, dan kematian bayi baru lahir.[1-3]

Sediaan Besi Oral vs Intravena untuk Anemia Defisiensi Besi pada Kehamilan

Referensi