Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Anemia Hemolitik general_alomedika 2025-07-15T12:01:10+07:00 2025-07-15T12:01:10+07:00
Anemia Hemolitik
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Anemia Hemolitik

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Edukasi yang dilakukan pada anemia hemolitik berbeda-beda tergantung penyebab spesifik hemolisis. Secara umum, pasien perlu diedukasi untuk mengenali tanda dan gejala hemolisis, seperti adanya anemia yang disertai ikterus dan splenomegali.

Pada pasien dengan thalassemia, perlu dilakukan edukasi mengenai risiko thalassemia pada keturunan pasien. Pada pasien, ada baiknya dilakukan rujukan untuk konseling genetik.

Pasien dengan defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD) harus tahu jenis obat apa saja yang harus dihindari untuk mencegah krisis hemolitik. [1]

Untuk pencegahan malaria, pasien yang tinggal atau akan melancong di area endemik perlu dianjurkan untuk memakai pakaian pelindung, losion antinyamuk, tidur dengan kelambu, serta mengonsumsi obat antimalaria profilaksis. [15]

Referensi

1. Schick, Paul. Hemolytic Anemia. 2019. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/201066-overview#showall
15. WHO. Malaria. 2016. Available from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs094/en/

Prognosis Anemia Hemolitik

Artikel Terkait

  • Morbiditas dan Mortalitas Infeksi Shigella pada Anak-Anak dengan Disentri Basiler di Negara Berkembang
    Morbiditas dan Mortalitas Infeksi Shigella pada Anak-Anak dengan Disentri Basiler di Negara Berkembang
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 17 jam yang lalu
Cairan serosanguinous pasca op apakah perlu dievakuasi?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter, pasien dengan luka jahitan pasca ekstraksi lipoma, pada luka jahitannya tidak ada tanda2 infeksi, dan mengeluarkan cairan merah muda...
Anonymous
Dibalas 16 jam yang lalu
Diare akut disertai perut melilit hebat pada dewasa
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter saya mendapatkan pasien wanita berusia 30 tahun dengan keluhan utama bab cair >10x. BAB berupa cairan menyemprot dengan ampas sedikit seperti...
Anonymous
Dibalas 16 jam yang lalu
BAB anak berlendir
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin berdiskusi. Saya ada pasien anak usia 5 tahun dengan keluhan BAB lembek sejak 1 minggu, frekuensi 5x/hari. Demam (-), muntah (-). Tidak ada...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.