Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) general_alomedika 2022-11-24T09:02:41+07:00 2022-11-24T09:02:41+07:00
Disseminated Intravascular Coagulation (DIC)
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Disseminated Intravascular Coagulation (DIC)

Oleh :
dr. Queen Sugih Ariyani
Share To Social Media:

Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) adalah suatu sindrom yang ditandai dengan terjadinya aktivasi jalur koagulasi sistemik yang menyebabkan peningkatan aktivitas platelet, faktor koagulasi, serta deposisi fibrin intravaskular.

Keadaan ini akan menghasilkan trombus mikrovaskular yang dapat berakhir pada iskemik jaringan dan kegagalan multiorgan. DIC juga dapat menimbulkan manifestasi perdarahan yang serius karena penurunan jumlah platelet dan faktor koagulasi akibat konsumsi berlebihan secara sistemik.

DIC dapat terjadi sebagai proses yang akut dan mengancam nyawa, maupun proses yang kronis dan subklinis. Hal ini bergantung pada derajat, waktu, serta penyebab yang mendasari.

Referensi

1. Wang H. Disseminated Intravascular Coagulation. BMJ. 2021. https://bestpractice.bmj.com/topics/en-gb/184
2. Levi MM, Schmaier AH, Nagalla S. Disseminated Intravascular Coagulation. Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/199627-overview
3. Costello RA, Nehring SM. Disseminated Intravascular Coagulation. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK441834/
4. Leung LK, Mannucci PM, Tirnauer JS. Evaluation and management of disseminated intravascular coagulation (DIC) in adults. Uptodate. 2021. https://www.uptodate.com/contents/clinical-features-diagnosis-and-treatment-of-disseminated-intravascular-coagulation-in-adults
5. Boral MB, Williams DJ, Boral LI. Disseminated Intravascular Coagulation. American Journal of Clinical Pathology. 2016 146(6): 670-680 https://doi.org/10.1093/ajcp/aqw195
6. Levi M. Disseminated intravascular coagulation: What's new? Crit Care Clin. 2005 Jul;21(3):449-67.
7. Longo DL. Harrison’s Hematology and Oncology. New York: McGraw Hill. 2010.
8. Wada H, Asakura H, Okamoto K, et al. Expert consensus for the treatment of disseminated intravascular coagulation in Japan. Thrombosis Research, 2010. 125(1): 6–11.doi:10.1016/j.thromres.2009.08.017
9. Levi M, van der Poll T. Disseminated intravascular coagulation: a review for the internist. Internal and Emergency Medicine, 2012. 8(1): 23–32. doi:10.1007/s11739-012-0859-9

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Patofisiologi Disseminated Intra...

Artikel Terkait

  • Peran Parameter Prothrombin Time (PT) dan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT)
    Peran Parameter Prothrombin Time (PT) dan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT)
  • Evaluasi Purpura dan Petekie pada Anak
    Evaluasi Purpura dan Petekie pada Anak
Diskusi Terbaru
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 17 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - AI dalam Praktik Dokter Sehari-hari - Senin, 25 Mei 2026 Jam:15.00 - 16.30 WIB
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter.Penggunaan AI dalam praktik dokter sehari-hari semakin luas. AI dapat digunakan mulai dari membantu diagnosis klinis, analisis pencitraan, hingga...
Anonymous
Dibalas 11 jam yang lalu
Hasil tes TPHA pada pasien sifilis pasca terapi
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter, izin berdiskusi, apakah ada kemungkinan pada pasien sifilis yang sudah diterapi antibiotik untuk tes TPHA nya menunjukkan hasil non reaktif jika...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 18 jam yang lalu
Alomedika AI membedakan anemia dari talasemia
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter. Ibu hamil G1P0A0, usia kehamilan 15 minggu datang ke layanan primer dengan membawa hasil laboratorium pemeriksaan darah. Pada pemeriksaan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.