Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pedoman Klinis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) general_alomedika 2023-02-13T10:32:56+07:00 2023-02-13T10:32:56+07:00
Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pedoman Klinis Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

Oleh :
dr. Irwan Supriyanto PhD SpKJ
Share To Social Media:

Cognitive behavioral therapy (CBT) adalah salah satu modalitas psikiatri untuk memberikan terapi pada pasien gangguan psikiatri dan gangguan psikologi. Tindakan dapat dilakukan sebagai modalitas tunggal, atau dikombinasi dengan farmakoterapi. Pedoman klinis CBT adalah:

  • CBT membutuhkan kolaborasi antara terapis dan pasien (therapeutic alliance), sehingga hubungan di antara keduanya harus baik
  • CBT adalah modalitas psikoterapi yang digunakan untuk membantu pasien merubah pikiran dan perilaku disfungsional, misalnya pada pasien depresi, gangguan bipolar, posttraumatic stress disorder (PTSD), anorexia nervosa, bulimia nervosa, nyeri kronik, dan gangguan obsesif-kompulsif

  • CBT didasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku. Pikiran-pikiran negatif akan menimbulkan perasaan negatif dan menjadikan orang berperilaku negatif. Sebaliknya, perilaku positif akan membuat orang lebih mudah berpikiran dan mempunyai perasaan positif
  • CBT mengajarkan keterampilan pada pasien untuk mengatasi masalahnya dan membuat pasien mampu melakukannya secara mandiri ketika sesi terapi telah selesai
  • CBT berfokus pada masalah yang dialami pasien pada saat ini, bukan pada penyebab distress di masa lalu atau riwayat psikodinamika pasien
  • Tujuan terapi CBT harus ditetapkan di awal dan bersifat SMART (specific, measureable, achievable, realistic, dan time limited)[1,2,4,10]

 

Referensi

1. Nakao M, Shirotsuki K, et al. Cognitive-behavioral therapy for management of mental health and stress-related disorders: Recent advances in techniques and technologies. Biopsychosoc Med. 2021 Oct 3;15(1):16. doi: 10.1186/s13030-021-00219-w. PMID: 34602086; PMCID: PMC8489050.
2. Chand SP, et al. Cognitive Behavior Therapy. 2022 Sep 9. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan. PMID: 292618696
4. Fenn K, Byrne M. The key principles of cognitive behavioural therapy. InnovAiT 2013;6:579–85. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1755738012471029
10. Chawathey K, Ford A. Cognitive behavioural therapy. InnovAiT 2016;9:518–23. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1755738016647752?icid=int.sj-full-text.similar-articles.1

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Edukasi Pasien Cognitive Behavio...

Artikel Terkait

  • Bukti Medis mengenai Manfaat Terapi Musik
    Bukti Medis mengenai Manfaat Terapi Musik
  • Cognitive Behavioral Therapy dan Edukasi untuk Mengatasi Nyeri Kronis
    Cognitive Behavioral Therapy dan Edukasi untuk Mengatasi Nyeri Kronis
  • Cognitive Behavioral Therapy (CBT) VS Antidepresan pada Penatalaksanaan Depresi
    Cognitive Behavioral Therapy (CBT) VS Antidepresan pada Penatalaksanaan Depresi
  • Behavioral Activation sebagai Terapi Depresi
    Behavioral Activation sebagai Terapi Depresi
  • Intervensi Psikoterapi bagi Penyintas Dewasa Kasus Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan
    Intervensi Psikoterapi bagi Penyintas Dewasa Kasus Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr.Meidina
Dibalas 4 jam yang lalu
DOKTER WASPADA: Pasien Demam disertai Ruam Kemerahan pada Tubuh, Apakah ini Hantavirus?
Oleh: dr.Meidina
1 Balasan
ALO Dokter.Bila Anda sedang berpraktik di FKTP lalu datang pasien berusia 35 tahun yang bekerja pekerjaan petugas kebersihan. Pasien mengalami demam tinggi...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 4 jam yang lalu
IKUTI MOOC BER SKP - Anemia pada Kehamilan dan Pasca Persalinan
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter! Sudah saatnya berhenti menganggap remeh anemia pada ibu hamil dan ibu pasca salin!Segera daftar, ikuti, dan selesaikan posttest MOOC Anemia pada...
dr.Fikri
Dibalas 5 jam yang lalu
Pasien dengan punggung kaki gatal akibat sepatu bertali, apa rekomendasi terapinya?
Oleh: dr.Fikri
3 Balasan
ALO Dokter.Pasien datang dengan keluhan punggung kaki terasa perih dan gatal sejak 1 hari yang lalu. Menurut pasien, keluhan timbul setelah pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.