Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Rontgen Kepala general_alomedika 2023-06-19T13:46:41+07:00 2023-06-19T13:46:41+07:00
Rontgen Kepala
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Rontgen Kepala

Oleh :
dr. Amaliah Harumi Karim
Share To Social Media:

Rontgen kepala adalah prosedur diagnostik yang dilakukan dengan sinar X untuk mengetahui berbagai kelainan di bagian kepala, seperti pada kasus sinusitis, mastoiditis, dan trauma wajah.

Pada praktik klinis saat ini, rontgen kepala sudah mulai ditinggalkan dan digantikan oleh CT scan kepala atau MRI karena lebih sensitif untuk diagnosis lesi tulang dan lebih dapat menyajikan informasi mengenai otak dan jaringan lain. Tetapi, rontgen kepala masih dianggap sebagai pemeriksaan radiologi lini pertama pada pasien yang dicurigai mengalami lesi kranium dan terkadang masih dipakai untuk menentukan arah diagnosis.

Rontgen Kepala

Rontgen kepala dapat digunakan untuk mengevaluasi implant surgikal seperti shunt, implan koklea, kateter intratekal, dan deep brain stimulators. Rontgen kepala juga bisa dipakai untuk survei skeletal, misalnya pada kasus kecurigaan penganiayaan anak, displasia skeletal, myeloma multipel, dan penyakit Paget.[1-3]

 

 

Direvisi oleh: dr. Dizi Bellari Putri

Referensi

1. Özdemir M, M Das J. Skull Imaging. In: StatPearls Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556122/
2. Chawla H, Malhotra R, Yadav RK, Griwan MS, Paliwal PK, Aggarwal AD. Diagnostic Utility of Conventional Radiography in Head Injury. J Clin Diagn Res. 2015;9(6):TC13-TC15. doi:10.7860/JCDR/2015/13842.6133
3. Faria KM, Brandão TB, Silva WG, et al. Panoramic and skull imaging may aid in the identification of multiple myeloma lesions. Med Oral Patol Oral Cir Bucal. 2018;23(1):e38-e43. Published 2018 Jan 1. doi:10.4317/medoral.22123

Indikasi Rontgen Kepala
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 13 jam yang lalu
Omeprazol dan asam mefenamat untuk ibu hamil
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Saya memiliki pasen ibu hamil tiga bulan yang menderita gerd, dan cephalgia, bolehkah untuk gerd nya diberikan omeprazol dan untuk sakit kepalanya diberikan...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 21 Agustus 2026, 13:27
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Manajemen Nyeri Sendi: Dari Terapi hingga Dukungan Kesehatan Sendi - Selasa, 1 September 2026, Jam:10.00 - 11.30 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter.Mengurangi nyeri bukanlah satu-satunya tujuan terapi osteoarthritis. Pendekatan modern menempatkan pengendalian gejala, mempertahankan fungsi...
Anonymous
Dibalas 21 Agustus 2026, 19:36
Bekas imunisasi BCG bengkak & merah
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo TS dokter anak. Saya kedatangan pasien bayi 4 bulan. Keluhannya bengkak & merah di bekas imunisasi BCG sejak 1 minggu. Anak tdk demam atau tampak...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.