Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Chlorpromazine general_alomedika 2026-08-21T15:51:32+07:00 2026-08-21T15:51:32+07:00
Chlorpromazine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Chlorpromazine

Oleh :
dr. DrRiawati MMedPH
Share To Social Media:

Formulasi chlorpromazine di Indonesia adalah dalam sediaan tablet salut selaput dan cairan injeksi. Pemberian chlorpromazine parenteral biasanya diindikasikan untuk tata laksana intractable hiccup, atau secara off label untuk migraine.[2,3,6,9]

Bentuk Sediaan

Chlorpromazine oral di Indonesia tersedia dalam bentuk tablet salut selaput kekuatan 25 mg dan 100 mg. Chlorpromazine juga tersedia sebagai cairan injeksi dengan kekuatan 5 mg/mL dan 25 mg/mL dalam ampul 2 mL. Selain itu, terdapat sediaan larutan oral chlorpromazine dengan kekuatan 25 mg/5 mL, tetapi tidak tersedia di Indonesia.[2,3,6]

Cara Penggunaan

Chlorpromazine dapat digunakan per oral, dan sebagai injeksi intramuskular (IM) atau intravena (IV). Injeksi chlorpromazine biasa digunakan untuk mengatasi mual muntah hebat, atau pada intractable hiccup.[2]

Oral

Pada gangguan psikotik, terapi chlorpromazine biasanya dimulai dengan pemberian oral untuk pengobatan jangka panjang, karena respons terapeutik awal umumnya muncul dalam 1–4 minggu dan efek optimal dapat memerlukan waktu hingga 6 bulan atau lebih.

Setelah dosis optimal tercapai, dosis tersebut dipertahankan selama sekitar 2 minggu, kemudian diturunkan secara bertahap hingga mencapai dosis pemeliharaan terendah yang masih efektif. Pasien yang menjalani terapi jangka panjang perlu dievaluasi secara berkala untuk menentukan apakah dosis dapat dikurangi atau terapi dapat dihentikan.[2]

Injeksi

Pada kondisi yang memerlukan pengendalian gejala secara cepat, terutama gejala psikotik berat atau agitasi akut, chlorpromazine dapat diberikan melalui injeksi intramuskular (IM) atau intravena (IV).

Injeksi IM diberikan secara perlahan dan dalam ke massa otot besar, seperti kuadran atas luar otot gluteus maximus. Bila terjadi iritasi lokal, larutan dapat diencerkan dengan natrium klorida 0,9% atau prokain hidroklorida 2%. Pemberian parenteral umumnya dianjurkan pada pasien yang berbaring, dan pasien sebaiknya tetap dalam posisi berbaring setidaknya 30 menit setelah injeksi untuk mengurangi risiko hipotensi ortostatik.

Pemberian IV harus selalu menggunakan larutan yang telah diencerkan. Jangan diberikan tanpa pengenceran. Infuskan obat secara perlahan. Setelah kondisi pasien terkendali, terapi parenteral sebaiknya diganti dengan pemberian oral untuk pemeliharaan jangka panjang.[2]

Cara Penyimpanan

Chlorpromazine disarankan untuk disimpan dalam kemasan yang kedap udara, pada tempat yang kering dan sejuk. Suhu ruangan sebaiknya sekitar 20–25°C. Larutan chlorpromazine tidak boleh dibekukan, dan pastikan obat injeksi tidak berubah warna dan tidak ada sedimentasi sebelum digunakan.[2,3]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

2. ASHP. Chlorpromazine. 2025. https://www.drugs.com/monograph/chlorpromazine.html
3. National Center for Biotechnology Information (2026). PubChem Compound Summary for CID 2726, Chlorpromazine. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Chlorpromazine.
6. BPOM. Cek BPOM. 2026. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=chlorpromazine
9. Mann SK, Marwaha R. Chlorpromazine. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK553079/

Farmakologi Chlorpromazine
Indikasi dan Dosis Chlorpromazine

Artikel Terkait

  • Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
    Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
  • Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
    Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
  • Profilaksis Antipsikotik pada Pasien Risiko Tinggi Gangguan Psikotik
    Profilaksis Antipsikotik pada Pasien Risiko Tinggi Gangguan Psikotik
  • Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
    Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
  • Halusinasi Tidak Selalu Berasal dari Gangguan Psikiatri: Pendekatan Diagnosis di IGD
    Halusinasi Tidak Selalu Berasal dari Gangguan Psikiatri: Pendekatan Diagnosis di IGD

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibuat 30 April 2025, 21:17
Buku psikiatri anak dan remaja beserta obat dan dosisnya
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
0 Balasan
Alo dokter. Ada yang tau gak buku psikiatri anak dan remajaBerserta dosis2 obatnya?Terimakasih
Anonymous
Dibalas 16 September 2024, 09:43
Kapan obat skizofrenia dapat diturunkan dosisnya
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alodok, izin konsu dokter,l saya dapat pasien skizofrenia, sekitar 4 bulan yang lalu pasien tersebut dibawa berobat ke RSJ yang kemudian di beri obat...
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibalas 29 Juli 2024, 22:27
Skizofrenia hebefrenik yang menyerang apakah bisa diberikan injeksi diazepam
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
2 Balasan
Pasien mengamuk, putus obat trifluoperasoneHendak mau memberikan obat lagiTapi pasiennya mengamuk hingga memukulSaya ingin memberikan obat injeksi tapi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.