Pendahuluan Delirium
Delirium adalah kondisi konfusi akut yang bersifat fluktuatif, ditandai oleh adanya gejala inatensi, disorientasi, dan kesadaran yang fluktuatif. Hal ini biasanya terjadi karena adanya gangguan fungsi kognisi dan atensi otak.
Delirium berhubungan dengan penurunan fungsi otak yang terjadi dengan cepat dan biasanya dipicu oleh penyakit-penyakit dengan keterlibatan sistemik, misalnya stroke atau ketoasidosis diabetik. Delirium biasanya reversible bila etiologi dan proses patofisiologi yang mendasarinya bisa diidentifikasi dan ditangani dengan baik.[1-3]
Delirium ditandai oleh adanya gangguan kesadaran, atensi, kognisi, dan persepsi yang berkembang secara akut, biasanya dalam jam sampai hari. Pasien bisa menjadi hiperaktif atau hipoaktif.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)