Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Hydrochlorothiazide general_alomedika 2024-11-12T08:54:07+07:00 2024-11-12T08:54:07+07:00
Hydrochlorothiazide
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Hydrochlorothiazide

Oleh :
Alexandra Francesca Chandra
Share To Social Media:

Pengawasan klinis penggunaan hydrochlorothiazide (HCT) terkait risiko gangguan elektrolit, hiperurisemia, dan gangguan fungsi ginjal. Pemantauan rutin dilakukan terkait input dan output cairan, tekanan darah, kadar elektrolit, blood urea nitrogen, dan kreatinin serum.[4,9]

Gangguan Elektrolit

Pemeriksaan kadar elektrolit terkadang diperlukan dalam penggunaan hydrochlorothiazide. Beberapa kelainan elektrolit yang dapat terjadi pada pasien yang mengonsumsi hydrochlorothiazide antara lain hiponatremia, hipokloremia, hipomagnesemia, dan hipokalemia. Tanda yang perlu diperhatikan antara lain mulut kering, rasa haus, lemah, mengantuk, nyeri otot, hipotensi, oliguria, takikardia, mual, dan muntah.

Risiko hipokalemia akibat penggunaan hydrochlorothiazide meningkat pada pasien dengan sirosis hepatis yang sedang menggunakan kortikosteroid atau hormon adrenokortikotropik (ACTH). Gangguan asupan juga dapat meningkatkan risiko hipokalemia.

Hipokalemia dan hipomagnesemia dapat menyebabkan aritmia. Hipokalemia dapat dihindari dengan suplementasi kalium dan konsumsi makanan tinggi kalium.[4,9]

Hiperurisemia

Hiperurisemia dan serangan gout arthritis akut dapat terjadi pada pasien yang mengonsumsi diuretik thiazide. Hidrasi yang cukup dapat membantu mencegah hiperurisemia dan serangan gout akut.

Pada pasien gout yang mendapat terapi hydrochlorothiazide, monitor kadar asam urat sebaiknya dilakukan lebih sering. Jika terjadi serangan akut, maka penyesuaian dosis hydrochlorothiazide adalah tata laksana yang lebih direkomendasikan dibandingkan menghentikan terapi.[4,9,21,22]

Gangguan Fungsi Ginjal

Pemantauan fungsi ginjal diperlukan pada konsumsi hydrochlorothiazide jangka panjang, pasien dengan hipertensi renovaskular, dan pasien dengan insufisiensi ginjal.[4,9,23]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

4. FDA. Hydrochlorothiazide Tablets, USP 12.5 mg, 25 mg and 50 mg. 2011. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2011/040735s004,040770s003lbl.pdf.
9. FDA. Microzide Capsules. 2022. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2011/020504s018lbl.pdf.
21. Salem CB. Slim R. et al. Drug-induced hyperuricaemia and gout, Rheumatology, Volume 56, Issue 5, May 2017, Pages 679–688, https://doi.org/10.1093/rheumatology/kew293
22. Vandell AG, McDonough CW, et al. Hydrochlorothiazide-induced hyperuricaemia in the pharmacogenomic evaluation of antihypertensive responses study. J Intern Med. 2014;276(5):486–497. doi:10.1111/joim.12215
23. George L. Bakris, Protecting renal function in the hypertensive patient: Clinical guidelines, American Journal of Hypertension, Volume 18, Issue S3, April 2005, Pages 112S–119S, https://doi.org/10.1016/j.amjhyper.2004.11.046

Kontraindikasi dan Peringatan Hy...

Artikel Terkait

  • Hydrochlorothiazide Meningkatkan Risiko Terkena Karsinoma Sel Basal dan Skuamosa
    Hydrochlorothiazide Meningkatkan Risiko Terkena Karsinoma Sel Basal dan Skuamosa
  • Hydrochlorothiazide dan Risiko Melanoma Maligna
    Hydrochlorothiazide dan Risiko Melanoma Maligna
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 13 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Beyond Glucose Control: Strategi Konseling Nutrisi pada Diabetes Gestasional - Senin, 29 Juni 2026 Jam: 10.00 - 11.30 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter.Daftar disini: https://www.alomedika.com/webinar/beyond-glucose-control-strategi-konseling-nutrisi-pada-diabetes-gestasional?type=single  Link...
Anonymous
Dibalas 14 jam yang lalu
Ingrown nail terinfeksi (cantengan)
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, saya mau bertanya untuk kasus cantengan apakah bisa langsung di ekstraksi kuku yg menyebabkan cantengan atau diredakan dulu peradangannya dok?...
dr.Meidina
Dibalas 02 Juni 2026, 21:38
DOKTER WASPADA: Pasien Demam disertai Ruam Kemerahan pada Tubuh, Apakah ini Hantavirus?
Oleh: dr.Meidina
2 Balasan
ALO Dokter.Bila Anda sedang berpraktik di FKTP lalu datang pasien berusia 35 tahun yang bekerja pekerjaan petugas kebersihan. Pasien mengalami demam tinggi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.