Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Hydrochlorothiazide general_alomedika 2022-12-19T10:06:51+07:00 2022-12-19T10:06:51+07:00
Hydrochlorothiazide
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Hydrochlorothiazide

Oleh :
Alexandra Francesca Chandra
Share To Social Media:

Penggunaan hydrochlorothiazide (HCT) tidak dianjurkan pada kehamilan dan ibu menyusui. Namun, FDA memasukkan obat ini dalam kategori B, sedangkan TGA masuk kategori C. Hydrochlorothiazide dapat disekresikan melalui sawar plasenta dan ke air susu ibu.[4,7,9]

Penggunaan pada Kehamilan

Food and Drug Administration (FDA) memasukan hydrochlorothiazide ke dalam kategori B. Studi reproduksi hewan gagal menunjukkan risiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil.[7]

Sementara, Therapeutic Goods Administration (TGA) memasukan hydrochlorothiazide ke kategori C. Obat yang efek farmakologisnya akan atau diduga menyebabkan menyebabkan efek berbahaya pada janin manusia atau neonatus, tanpa menyebabkan malformasi. Efek ini mungkin reversibel.[7]

Hydrochlorothiazide jika memang perlu digunakan pada ibu hamil, maka harus mempertimbangkan rasio risiko dan manfaat. Obat ini umumnya digunakan  untuk terapi hipertensi, gagal jantung, dan edema. Namun, kondisi ibu hamil sebaiknya menggunakan obat golongan lain. Perlu diketahui bahwa obat golongan thiazide dapat menembus plasenta dan terbukti ditemukan pada darah tali pusat.[4,9]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Hydrochlorothiazide dapat disekresikan ke air susu ibu, sehingga penggunaan pada ibu menyusui tidak disarankan. Jika dihadapkan pada kondisi yang sulit, keputusan harus diambil untuk mengutamakan hal yang lebih penting, yakni menghentikan hydrochlorothiazide atau menghentikan pemberian ASI.[4,7,9]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

4. FDA. Hydrochlorothiazide Tablets, USP 12.5 mg, 25 mg and 50 mg. 2011. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2011/040735s004,040770s003lbl.pdf.
7. Drug.com. Hydrochlorothiazide Pregnancy and Breastfeeding Warnings. 2022. https://www.drugs.com/pregnancy/hydrochlorothiazide.html
9. FDA. Microzide Capsules. 2022. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2011/020504s018lbl.pdf.

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Hy...

Artikel Terkait

  • Hydrochlorothiazide Meningkatkan Risiko Terkena Karsinoma Sel Basal dan Skuamosa
    Hydrochlorothiazide Meningkatkan Risiko Terkena Karsinoma Sel Basal dan Skuamosa
  • Hydrochlorothiazide dan Risiko Melanoma Maligna
    Hydrochlorothiazide dan Risiko Melanoma Maligna
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas kemarin, 08:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Influenza Outbreak 2026 : From Epidemiology to Clinical Management - Kamis, 5 November 2026 Jam : 10.00 - 11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter.Daftar disini: https://www.alomedika.com/webinar/influenza-outbreak-2026-from-epidemiology-to-clinical-management?type=single   Link LMS:...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 19 Oktober 2026, 15:54
Diet yang tepat untuk hiperurisemia? - Temukan jawabannya di e-course berSKP "Hiperurisemia: Dari Diagnosis hingga Terapi Medik Gizi"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Asam urat tinggi, langsung suruh pasien pantang makanan tinggi purin? Apakah sesederhana itu?Hiperurisemia sering tidak bergejala, tetapi dapat...
Anonymous
Dibalas 15 Oktober 2026, 16:25
Konsul wanita umur 47 th keluhan menstruasi sudah lebih 1 bulan dan deras
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Siang dokterIzin konsul wanita umur 47th keluhan menstruasi sudah lebih 1bln sudah minum obat regumen , haid berenti tetapi abis obat 5hr haid nya deras...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.