Efek Samping dan Interaksi Obat Nimodipine
Efek samping umum nimodipine meliputi sakit kepala, vertigo, kemerahan, mual, diare, edema kaki, ruam, dan palpitasi. Interaksi obat dapat terjadi apabila nimodipine diberikan bersamaan dengan obat yang mempengaruhi enzim sitokrom P450 seperti phenytoin.[2-4,8]
Efek Samping
Efek samping umum nimodipine terutama berkaitan dengan efek vasodilatasi sistemik, yaitu penurunan tekanan darah dan sakit kepala, yang umumnya ringan hingga sedang pada penggunaan oral dengan dosis standar.
Efek samping signifikan dan mengancam nyawa terutama terjadi akibat pemberian parenteral yang tidak disengaja. Pemberian parenteral dikontraindikasikan karena telah dilaporkan menyebabkan hipotensi berat, bradikardia, kolaps kardiovaskular, hingga henti jantung dan kematian. Risiko efek samping serius meningkat pada pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal, lansia, serta pasien dengan kondisi hemodinamik tidak stabil.[2-5,8]
Interaksi Obat
Penggunaan nimodipine bersamaan dengan beberapa obat-obatan lainnya dapat menimbulkan interaksi obat, sehingga penggunaannya harus hati-hati. Berikut beberapa obat yang menimbulkan interaksi obat dengan nimodipine.
Obat Penurun Tekanan Darah
Nimodipine dapat meningkatkan efek penurunan tekanan darah dari obat antihipertensi yang diberikan bersamaan, seperti golongan diuretik dan penghambat saluran kalsium lainnya. Jika harus digunakan bersamaan, maka perlu dilakukan pemantauan hemodinamik dan dilakukan penyesuaian dosis obat penurun tekanan darah jika perlu.[2-4]
Inhibitor CYP3A4
Konsentrasi plasma nimodipine dapat meningkat secara signifikan bila diberikan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 yang kuat, seperti ketoconazole dan clarithromycin, sehingga efek penurunan tekanan darah dapat meningkat.[1-5]
Obat-obatan golongan inhibitor CYP3A4 sedang dan lemah juga meningkatkan konsentrasi plasma nimodipine jika diberikan secara bersamaan. Contohnya adalah amiodarone dan cimetidine.[2-4,8]
Penginduksi CYP3A4
Konsentrasi plasma dan efikasi nimodipine dapat berkurang bila diberikan bersamaan dengan penginduksi CYP3A4. Contoh obatnya adalah carbamazepine, phenobarbital, dan phenytoin.[2-4]