Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Nimodipine annisa-meidina 2026-02-12T11:49:18+07:00 2026-02-12T11:49:18+07:00
Nimodipine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Nimodipine

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Formulasi dari nimodipine adalah dalam bentuk sediaan oral dan parenteral yang digunakan dalam tata laksana defisit neurologis iskemik setelah perdarahan subarachnoid. Meski begitu, penggunaan nimodipine secara parenteral tidak dianjurkan karena telah dilaporkan menyebabkan efek samping berat, termasuk kolaps kardiovaskular yang menyebabkan kematian.[1-4,8]

Bentuk Sediaan

Di Indonesia, nimodipine tersedia dalam bentuk sediaan oral berupa tablet salut selaput dengan konsentrasi dosis 30 mg. Selain itu, nimodipine juga ada dalam bentuk sediaan parenteral berupa cairan infus dengan konsentrasi dosis 10 mg dalam 50 ml atau 0,2  mg/ ml.[11]

Cara Penggunaan

Nimodipine lebih dianjurkan untuk digunakan per oral. Penggunaan parenteral telah dikaitkan dengan efek samping serius dan kematian. Secara klinis, obat ini digunakan pada kasus perdarahan subarachnoid.[8]

Pemberian Per Oral

Nimodipine hanya boleh diberikan melalui rute oral sesuai dengan black box warning, karena pemberian melalui rute lain berisiko menyebabkan efek kardiovaskular yang fatal. Secara klinis, nimodipine diberikan setiap 4 jam, dengan waktu pemberian yang dianjurkan setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan untuk mengoptimalkan absorpsi dan meminimalkan variasi kadar obat.[8]

Cara Penyimpanan

Nimodipine dalam bentuk sediaan oral dapat disimpan dalam suhu antara 20-25°C. Sediaan parenteral dianjurkan untuk disimpan pada suhu di bawah 25°C.[2]

Pastikan semua bentuk sediaan nimodipine selalu terlindungi dari cahaya, panas, kelembaban, serta tidak dibekukan. Sediaan larutan oral dari nimodipine tidak boleh dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau didinginkan. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.[2,3]

Referensi

1. Das JM, Zito PM. Nimodipine. 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534870/#article-25891.s5
2. MIMS. Nimodipine. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/nimodipine?mtype=generic
3. FDA. Nymalize. 2013. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2013/203340lbl.pdf
4. FDA. Nimodipine Capsule. 2022. https://www.accessdata.fda.gov/spl/data/13322e4a-2f2d-480d-9cd4-8ba73fd26644/13322e4a-2f2d-480d-9cd4-8ba73fd26644.xml
8. ASHP. Nimodipine. 2025. https://www.drugs.com/monograph/nimodipine.html
11. BPOM. Cek BPOM. 2026. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=nimodipine

Farmakologi Nimodipine
Indikasi dan Dosis Nimodipine

Artikel Terkait

  • Membedakan Perdarahan Akibat Trauma Pungsi Lumbal dan Perdarahan Subarachnoid
    Membedakan Perdarahan Akibat Trauma Pungsi Lumbal dan Perdarahan Subarachnoid
  • Pungsi Lumbal untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid: Masihkah Diperlukan?
    Pungsi Lumbal untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid: Masihkah Diperlukan?
  • Aneurisma Intrakranial Tidak Ruptur: Konservatif atau Operatif
    Aneurisma Intrakranial Tidak Ruptur: Konservatif atau Operatif
  • Peran Pungsi Lumbal dalam Diagnosis Perdarahan Subaraknoid
    Peran Pungsi Lumbal dalam Diagnosis Perdarahan Subaraknoid
  • Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache
    Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 22 jam yang lalu
Kutu Kucing pada Manusia, bagaimana tata laksananya?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter Selamat pagi dok, izin diskusi pasien dengan kondisi muncuk bintik bintik yang semakin banyak , tidak demam, bentuk seperti furunkel hingga yg...
dr.Rut Indarti
Dibalas 11 Maret 2026, 09:34
Ijin bertanya teman sejawat..tiba2 plataran sehat saya di dashboard saya tidak muncul..?
Oleh: dr.Rut Indarti
1 Balasan
ALO Dokter Mohon share teman2 yg hari ini sudah membuka plataran sehat?
Anonymous
Dibalas 10 Maret 2026, 17:43
ISK pada wanita, apa tata laksana yang tepat?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Izin konsul, saya mendapatkan pasien dengan keluhan anyang2an yang dirasakan sejak 1 bulan lalu. Keluhan disertai dengan rasa nyeri saat BAK....

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.