Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi dan Dosis Nimodipine annisa-meidina 2026-02-12T11:50:19+07:00 2026-02-12T11:50:19+07:00
Nimodipine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Indikasi dan Dosis Nimodipine

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Indikasi nimodipine adalah untuk memperbaiki luaran neurologis dengan mengurangi kejadian dan derajat keparahan defisit iskemik pada pasien dengan perdarahan subarachnoid akibat ruptur aneurisma intrakranial. Dosis yang biasa digunakan adalah 60 mg, diberikan setiap 4 jam, selama 21 hari berturut-turut.[1-4,8]

Perdarahan Subarachnoid

Nimodipine diindikasikan pada perdarahan subarachnoid akibat ruptur aneurisma intrakranial untuk memperbaiki luaran neurologis dengan menurunkan insidensi dan derajat defisit iskemik tertunda, terutama yang berkaitan dengan vasospasme serebral, tanpa bergantung pada derajat keparahan klinis awal pasien (Hunt and Hess grade I–V).

Meskipun manfaat nimodipine dalam menurunkan mortalitas belum sepenuhnya terbukti, penggunaan nimodipine secara konsisten telah dilaporkan dapat mengurangi kejadian dan beratnya defisit neurologis iskemik yang muncul terlambat setelah perdarahan subarachnoid.[8]

Dosis Dewasa

Nimodipine diberikan secara oral dengan dosis 60 mg setiap 4 jam selama 21 hari berturut-turut, dan terapi harus dimulai sedini mungkin, idealnya dalam 96 jam setelah onset perdarahan subarachnoid.

Pada kasus tanpa komplikasi dengan perbaikan aneurisma dini, terapi dapat dipertimbangkan untuk dihentikan setelah minimal 14 hari. Sementara itu, pada perbaikan aneurisma yang lebih lambat, beberapa klinisi menganjurkan kelanjutan terapi setidaknya 5 hari pascaoperasi untuk menurunkan risiko vasospasme pascaoperatif.

Meskipun dosis lebih rendah pernah diusulkan pada pasien dengan tekanan darah tidak stabil, dosis standar tetap direkomendasikan dengan pemantauan ketat terhadap efek hipotensi.[8]

Stroke Iskemik Akut (Off Label)

Pada stroke iskemik akut, nimodipine telah dipelajari sebagai terapi off-label dengan tujuan meningkatkan pemulihan neurologis melalui vasodilatasi serebral dan peningkatan perfusi jaringan otak iskemik.

Bukti yang tersedia masih terbatas, namun beberapa studi menunjukkan bahwa nimodipine dapat memberikan manfaat dalam perbaikan luaran neurologis dan penurunan mortalitas dibandingkan terapi ekspansi volume plasma atau plasebo, sehingga penggunaannya belum menjadi standar terapi rutin.[8]

Dosis Dewasa

Dari sisi dosis, nimodipine pada stroke iskemik akut telah digunakan secara oral dengan total dosis 120 mg/hari, yang diberikan dalam dosis terbagi, selama 21-28 hari. Karena indikasi ini bersifat off-label dan data efikasi serta keamanannya belum konklusif, penggunaan nimodipine pada stroke iskemik akut harus dipertimbangkan secara selektif dengan penilaian terhadap risiko hipotensi dan kondisi hemodinamik pasien.[8]

Migraine (Off Label)

Pada migraine, nimodipine telah digunakan secara off-label terutama sebagai terapi profilaksis dengan tujuan menurunkan frekuensi serangan dan derajat serta durasi nyeri kepala vaskular, termasuk migraine klasik dan migraine umum. Namun, hasil studi menunjukkan manfaat yang inkonsisten, dan peran nimodipine dalam tata laksana migrain masih belum jelas dibandingkan terapi standar lain.[8]

Dosis Dewasa

Nimodipine diberikan secara oral dengan total dosis 120 mg/hari dalam dosis terbagi sebagai profilaksis migraine. Mengingat keterbatasan bukti efektivitas dan potensi efek samping kardiovaskular seperti hipotensi, penggunaan nimodipine untuk migraine sebaiknya dipertimbangkan secara selektif dan tidak direkomendasikan sebagai terapi lini pertama.[8]

Penggunaan Pada Populasi Khusus

Penggunaan nimodipine memerlukan penyesuaian dosis pada populasi khusus, yakni populasi dengan gangguan hepar dan lansia.[1,2]

Gangguan Hepar

Bioavailabilitas meningkat pada pasien sirosis, sehingga dosis nimodipine perlu dikurangi. Dosis yang direkomendasikan untuk pasien sirosis adalah 30 mg setiap 4 jam, diikuti dengan memantau tekanan darah dan denyut jantung.[1,2]

Geriatri

Pada pasien geriatri atau lansia, pemberian nimodipine harus berhati-hati, terutama pada pasien dengan fungsi jantung, hepar, atau renal yang menurun. Satu laporan kasus menunjukkan bahwa efek samping seperti hipotensi dan blok AV dari pemberian nimodipine dapat lebih menonjol pada pasien lansia yang memiliki genotipe CYP3A5 (kemampuan metabolisme buruk).[1,2]

Referensi

1. Das JM, Zito PM. Nimodipine. 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534870/#article-25891.s5
2. MIMS. Nimodipine. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/nimodipine?mtype=generic
3. FDA. Nymalize. 2013. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2013/203340lbl.pdf
4. FDA. Nimodipine Capsule. 2022. https://www.accessdata.fda.gov/spl/data/13322e4a-2f2d-480d-9cd4-8ba73fd26644/13322e4a-2f2d-480d-9cd4-8ba73fd26644.xml
8. ASHP. Nimodipine. 2025. https://www.drugs.com/monograph/nimodipine.html

Formulasi Nimodipine
Efek Samping dan Interaksi Obat ...

Artikel Terkait

  • Membedakan Perdarahan Akibat Trauma Pungsi Lumbal dan Perdarahan Subarachnoid
    Membedakan Perdarahan Akibat Trauma Pungsi Lumbal dan Perdarahan Subarachnoid
  • Ottawa Clinical Decision Rules untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid pada Pasien IGD dengan Keluhan Nyeri Kepala
    Ottawa Clinical Decision Rules untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid pada Pasien IGD dengan Keluhan Nyeri Kepala
  • Pungsi Lumbal untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid: Masihkah Diperlukan?
    Pungsi Lumbal untuk Diagnosis Perdarahan Subarachnoid: Masihkah Diperlukan?
  • Peran Pungsi Lumbal dalam Diagnosis Perdarahan Subaraknoid
    Peran Pungsi Lumbal dalam Diagnosis Perdarahan Subaraknoid
  • Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache
    Pendekatan Klinis dan Diagnosis Thunderclap Headache

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas kemarin, 08:30
Penyakit Kulit di leher, mulanya seperti jerawat dan melebar sejak 1 minggu
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO DokterIzin berdiskusi dokter.Pasien anak perempuan usia 3 tahun, datang ke klinik dengan keluhan sakit kulit di leher (seperti digambar). Keluhan...
Anonymous
Dibalas 09 April 2026, 20:35
Kecukupan SKP ranah C
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, untuk kecukupan SKP ranah C pengabdian masyarakat apakah boleh misalnya melakukan penyuluhan di sekolah? Adalah format sertifikat yang harus kita...
Anonymous
Dibalas kemarin, 07:45
Jamaah haji riwayat suntik kb 1 bulan dan ingin menunda haid sekaligus mempercepat haid
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Mohon izin bertanya dok, calon jamaah haji usia 41 tahun mau tidak haid full selama di Madinah Makkah. *Riwayat suntik kb 1 bulan, terakhir...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.