Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
general_alomedika 2025-10-24T14:50:15+07:00 2025-10-24T14:50:15+07:00
Duloxetine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pendahuluan Duloxetine

Oleh :
dr. Meyke Liechandra
Share To Social Media:

Duloxetine merupakan antidepresan golongan serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor atau SNRI. Indikasi penggunaan duloxetine adalah untuk gangguan depresi mayor, gangguan cemas menyeluruh, neuropati perifer diabetik, fibromyalgia, dan nyeri muskuloskeletal kronik.[1,2]

Duloxetine menyebabkan peningkatan kadar serotonin dan norepinefrin dalam tubuh, sehingga menimbulkan efek terapeutik pada depresi dan ansietas. Perbaikan mood depresi dapat terlihat mulai dari 1 minggu setelah penggunaan duloxetine.[3]

Duloxetine bekerja pada bagian dorsal medula spinalis, melalui jalur serotonergik dan adrenergik, menyebabkan hambatan transmisi rasa nyeri. Pada pasien dengan nyeri lutut, terapi dengan duloxetine memberikan perbaikan gejala di minggu ke-13, berupa berkurangnya nyeri, peningkatan fungsi lutut, dan perbaikan kualitas hidup pasien.[4]

Referensi

1. Dhaliwal JS, Spurling BC, Molla M. Duloxetine. [Updated 2023 May 29]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-
2. Cymbalta (duloxetine) tablets manufacturer product information. Australian Product Information. 2021. https://www.guildlink.com.au/gc/ws/lilly/pi.cfm?product=lypcymbt
3. Lisinski, A., Hieronymus, F., Näslund, J. et al. Item-based analysis of the effects of duloxetine in depression: a patient-level post hoc study. Neuropsychopharmacol. 45, 553–560. 2020.
4. Duloxetine. Drugbank. 2025 https://go.drugbank.com/drugs/DB00476
5. Medscape Reference. Cymbalta (Duloxetine) Drug Monograph [Internet]. Updated 2024
6. Thornton P. Duloxetine. Drugs.com. 2025. https://www.drugs.com/duloxetine.html#what-to-avoid
7. National Center for Biotechnology Information (2025). PubChem Compound Summary for CID 60835, Duloxetine.

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Farmakologi Duloxetine

Artikel Terkait

  • Peningkatan Berat Badan Akibat Penggunaan Antidepresan
    Peningkatan Berat Badan Akibat Penggunaan Antidepresan
  • Waktu dan Cara yang Tepat untuk Menghentikan Antidepresan
    Waktu dan Cara yang Tepat untuk Menghentikan Antidepresan
  • Mortalitas Kardiovaskular akibat Penggunaan Antidepresan
    Mortalitas Kardiovaskular akibat Penggunaan Antidepresan
  • Antidepresan untuk Mencegah Depresi Postpartum
    Antidepresan untuk Mencegah Depresi Postpartum
  • Strategi Mengatasi Disfungsi Seksual Akibat Terapi Antidepresan
    Strategi Mengatasi Disfungsi Seksual Akibat Terapi Antidepresan

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 3 jam yang lalu
ST elevasi dan depresi untuk diagnosis pada EKG
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, ijin bertanya....utk dx ACS, harus elevasi dan depresi brp kotak kecil di ekg ya ? Dan setahu saya kl depresi itu harus simetris....mhn...
Anonymous
Dibalas 3 jam yang lalu
Kulit kering seperti nenek2 yang tidak sembuh dengan steroid
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, saya ada pasien...kulit tangannya jd kasar, perih dan kering. Tidak gatal sama sekali. Saya menduga dermatitis kontak iritan, tp dengan...
dr.Farah Eka Salsabela
Dibalas 3 jam yang lalu
Vaksinasi Rotarix pada Bayi
Oleh: dr.Farah Eka Salsabela
2 Balasan
Alo dokter. Saya ingin bertanya. Apakah vaksinasi Rotarix pada bayi saat ini diberikan sebanyak 2 dosis (bulan ke-2 dan ke-3) saja atau 3 dosis (bulan ke-2,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.