Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Micropenis general_alomedika 2023-04-06T08:57:25+07:00 2023-04-06T08:57:25+07:00
Micropenis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Micropenis

Oleh :
dr. Virly Isella
Share To Social Media:

Epidemiologi micropenis terjadi pada anak dengan jenis kelamin laki-laki, dan angka kejadiannya bervariasi antarnegara. Micropenis sudah dapat dikenali sejak lahir, meskipun terkadang dapat terjadi keterlambatan diagnosis.[8]

Global

Prevalensi micropenis secara global tidak diketahui secara pasti. Beberapa data mendapatkan bahwa prevalensi micropenis di Amerika Serikat adalah 1,5 per 10.000 anak laki-laki, sedangkan studi di Brazil mendapatkan prevalensi micropenis sebesar 0,66%. Studi lain yang dilakukan terhadap 227 anak yang datang ke poli urologi mendapatkan bahwa terdapat sebanyak 2,6% anak prapubertas yang mengalami micropenis.[1,6,9]

Indonesia

Hingga saat ini, tidak ada data pasti mengenai prevalensi micropenis di Indonesia. Studi oleh Hakimi et al terhadap 107 anak berusia 2–6 tahun di Medan mendapatkan bahwa terdapat 18,7% anak dengan kasus micropenis.[10]

Mortalitas

Mortalitas micropenis tergantung pada etiologi yang mendasari. Pada kasus micropenis yang disebabkan oleh hipopituitari dan hipoadrenal dapat ditemukan hipoglikemia, gangguan elektrolit, hipotensi, dan syok. Keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan kematian yang dapat disebabkan oleh krisis adrenal.[8]

 

 

Referensi

1. Hatipoğlu N, Kurtoğlu S. Micropenis: Etiology, Diagnosis and Treatment Approaches. J Clin Pediatr Endocrinol. 2013; 5(4): 217-223.
6. Gaspari L, Paris F, Jandel C, et al. Prenatal environmental risk factors for genital malformatons in a population of 1442 French male newborns a nested case-control study. Hum Reprod. 2011; 26(11): 3155-62.
8. Medscape
9. Micropenis Prevalence and Causes for Urology Polyclinic Referral in Prepubertal Boys. Journal of Current Pediatrics. 2018; 16(1): 47-54.
10. Hakimi, Siregar C, Deliana M. Prevalensi Micropenis pada Murid Taman Kanak-Kanak. Sari Pediatr. 2004; 6(3): 115-118.

Etiologi Micropenis
Diagnosis Micropenis
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 2 jam yang lalu
Trending! TOP 5 Artikel di Bulan April 2026!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter!  Yuk, simak trending artikel di Alomedika pada bulan April 2026 ini 📝! Jangan sampai tertinggal untuk update pengetahuan dan keterampilan medis...
dr. Mulyadi
Dibalas 6 jam yang lalu
Tatalaksana terbaru kusta, apakah ada perubahan?
Oleh: dr. Mulyadi
2 Balasan
Alo dokter, Izin, sy ada pasien dengan keluhan 1 makula hipopigmentasi +-1 bulan di lengan atas kiri, anestesi (+), tidak ada nyeri saraf ataupun kelemahan...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas kemarin, 15:40
Kaki pasien terasa nyeri setelah berenang di laut
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter.Pasien berusia 17 tahun datang ke klinik dengan keluhan kaki terasa nyeri dan ada seperti jarum hitam di kulit kaki. Keluhan dirasakan sejak...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.