Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Teratoma Ovarium general_alomedika 2023-08-09T10:22:12+07:00 2023-08-09T10:22:12+07:00
Teratoma Ovarium
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Teratoma Ovarium

Oleh :
dr. Jessica Elizabeth
Share To Social Media:

Patofisiologi teratoma ovarium melibatkan berbagai jenis sel parenkim yang mewakili lebih dari satu lapisan germinal. Muncul dari sel totipotensial, tumor ini biasanya berbentuk garis tengah atau paraksial. Sel berdiferensiasi di sepanjang germ lines, yang pada dasarnya merekapitulasi jaringan mana pun di tubuh, termasuk rambut, gigi, lemak, kulit, otot, dan jaringan endokrin.[2,4]

Teori partenogenetik yang saat ini diterima secara luas menjelaskan bahwa tumor berasal dari sel germinal primordial. Teori ini didukung oleh distribusi tumor secara anatomis di sepanjang garis migrasi sel germinal primordial dari yolk sac ke gonad primitif.[2,4]

Jenis Teratoma Ovarium

Teratoma ovarium diklasifikasikan menjadi imatur, matur, dan monodermal. Teratoma matur kistik banyak mengandung jaringan matur dari ektodermal, mesodermal, dan endodermal. Elemen yang paling sering ditemukan adalah derivat ektodermal seperti kulit, folikel rambut, serta kelenjar keringat atau minyak.

Tumor ini biasanya multikistik dengan bau tidak sedap, lengket, berkeratin, dan terdapat debris sebaseus. Terkadang dapat ditemukan gigi, kartilago atau tulang. Jika tumor hanya mengandung derivat ektodermal, maka disebut true dermoid cyst.

Teratoma imatur terdiri dari jaringan yang berasal dari tiga lapisan germinal  dan mengandung struktur sel imatur atau embrional. Sesuai namanya, teratoma imatur mengandung elemen neural imatur yang kuantitasnya akan menentukan derajat teratoma. Elemen neuroblastoma, jaringan glial, jaringan kortikal, dan serebral imatur dapat terlihat pada tumor.[2]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

2. Penick ER, Hamilton CA, et al. Germ Cell, Stromal and Other Ovarian Tumors. Clinical Gynecologic Oncology. 2018. p. 290–313.
4. Hamilton CA. Cystic Teratoma: Practice Essentials, Background, Pathophysiology. Medscape. 2019. https://emedicine.medscape.com/article/281850-overview#a5

Pendahuluan Teratoma Ovarium
Etiologi Teratoma Ovarium
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 1 jam yang lalu
Diet yang tepat untuk hiperurisemia? - Temukan jawabannya di e-course berSKP "Hiperurisemia: Dari Diagnosis hingga Terapi Medik Gizi"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Asam urat tinggi, langsung suruh pasien pantang makanan tinggi purin? Apakah sesederhana itu?Hiperurisemia sering tidak bergejala, tetapi dapat...
Anonymous
Dibalas 15 Oktober 2026, 16:25
Konsul wanita umur 47 th keluhan menstruasi sudah lebih 1 bulan dan deras
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Siang dokterIzin konsul wanita umur 47th keluhan menstruasi sudah lebih 1bln sudah minum obat regumen , haid berenti tetapi abis obat 5hr haid nya deras...
dr.Nurh Syada
Dibalas 2 jam yang lalu
Peresepan 10 Obat untuk Pasien Penyakit Jantung yang Terserang ISPA: Bisakah AI Bantu Cek Keamanannya?
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter.Seorang pasien dengan penyakit jantung rutin mengonsumsi 5 obat setiap hari. Suatu hari, pasien datang dengan keluhan batuk, pilek, dan demam,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.