Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
In Vitro Fertilization/IVF yogi 2026-02-06T15:44:53+07:00 2026-02-06T15:44:53+07:00
In Vitro Fertilization/IVF
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan In Vitro Fertilization/IVF

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

In vitro fertilization atau IVF, yang disebut juga dengan bayi tabung, merupakan istilah yang digunakan untuk teknik rekayasa reproduksi menggunakan teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology/ART). Teknologi ART dilakukan dengan cara memanipulasi oosit dengan sel sperma dalam suatu sistem kultur di luar tubuh manusia yang kemudian hasil embrio ditransfer pada uterus sehingga terjadi kehamilan.[1-4]

Prosedur tindakan IVF sesuai dengan tahapan ART meliputi:

  • Stimulasi Ovarium Terkontrol, misalnya dengan pemberian gonadotropin releasing-hormon (GnRH)

  • Ovum Pick-Up/ Petik Sel Telur

  • Preparasi Sperma

  • Inseminasi Oosit/ Fertilisasi dan Kultur

  • Transfer Embrio.[3-4]

In Vitro Fertilization, IVF, bayi tabung

Indikasi tindakan IVF secara umum diperuntukan bagi semua pasangan yang mengalami infertilitas, baik infertilitas pada pasangan pria, wanita, ataupun keduanya. Tindakan IVF juga digunakan untuk mencegah kecacatan karena IVF dapat digunakan pada pasien yang menginginkan tes genetik preimplantasi sebelum pembuahan.[3-5]

Kontraindikasi absolut untuk tindakan IVF tidak ada. Namun, pertimbangan kontraindikasi IVF dapat didasarkan pada kelompok wanita dengan risiko morbiditas dan mortalitas akibat kehamilan. Bila terdapat masalah medis yang signifikan, IVF tidak boleh dilakukan. Akan tetapi, bila masih menginginkan buah hati secara biologis, IVF dapat dilakukan dengan mentransfer embrio pada rahim ibu pengganti atau surrogate mother.[1,6]

Komplikasi dari tindakan IVF antara lain ovarian hyperstimulation syndrome (OHSS), perdarahan selama egg retrieval (ER), infeksi, torsi ovarium, dan kehamilan ektopik. Pada kehamilan multipel dapat berisiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, diabetes gestasional, dan preeklampsia.[1,7,8]

Pandangan etik, sosial dan agama mengenai IVF berbeda di setiap negara. Di Indonesia, bayi tabung diperbolehkan bagi pasangan suami istri yang telah menikah secara legal. Terdapat berbagai kontroversi baik secara etik, hukum dan agama ketika proses IVF yang embrionya dipindahkan ke dalam rahim wanita lain sebagai ibu pengganti atau surrogate mother, ada yang memperbolehkan dan tidak dengan berbagai pertimbangan.[9-11]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. Choe J, Archer JS, Shanks AL. In Vitro Fertilization. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK562266/
2. Sullivan-Pyke, C. S., Senapati, S., Mainigi, M. A., & Barnhart, K. T. In Vitro fertilization and adverse obstetric and perinatal outcomes. Seminars in perinatology. 2017. 41 (6), 345–353. https://doi.org/10.1053/j.semperi.2017.07.001
3. Hendarto H. Bayi Tabung: Teknologi Reproduksi Terkini Untuk Mengatasi Infertilitas. 2019. Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/94148/1/KKA%20KK%20PG%2004%2019%20Hen%20b-1.pdf
4. Sunderam S, Kissin DM, Zhang Y, et al. Assisted Reproductive Technology Surveillance — United States, 2018. MMWR Surveill Summ 2022;71(No. SS-4):1–19. DOI: http://dx.doi.org/10.15585/mmwr.ss7104a1
5. Jain M, Singh M. Assisted Reproductive Technology (ART) Techniques. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK576409/
6. Bashiri, A., Halper, K.I. & Orvieto, R. Recurrent Implantation Failure-update overview on etiology, diagnosis, treatment and future directions. Reprod Biol Endocrinol 16, 121, 2018. https://doi.org/10.1186/s12958-018-0414-2
7. Pacific Fertility Los Angeles. IVF risks and complications. 2022. https://www.pfcla.com/services/in-vitro-fertilization/risks-and-complications
8. Fertility Associates. IVF problems, risks and solutions. 2022. https://www.fertilityassociates.co.nz/treatment-options/in-vitro-fertilisation-ivf/ivf-problems-risks-solutions/
9. Dongoran I. Bayi Tabung Dalam Tinjauan Hukum Islam (Analisis Maqasid Syari‘ah). Jurnal Syariah dan Hukum Vol. 2, No. 1, Januari -Juni 2020 E-ISSN: 2685-399X. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/taqnin/article/view/7604/3438
10. Zahrowati. In Vitro Fertilization (IVF) by Processing Donor Sperm and Surrogate Mother in Civil Law Perspectives. Halu Oleo Law Review Volume 1 Issue 2, September 2017: pp. 196-219. Faculty of Law, Halu Oleo University, Kendari, Southeast Sulawesi ISSN: 2548-1762 | e-ISSN: 2548-1754. http://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/
11. Kooli, C. Review of assisted reproduction techniques, laws, and regulations in Muslim countries. Middle East Fertil Soc J 24, 8. 2020. https://doi.org/10.1186/s43043-019-0011-0

Indikasi In Vitro Fertilization/IVF

Artikel Terkait

  • Perbedaan IVF dan IUI
    Perbedaan IVF dan IUI
  • Memprediksi Ovulasi pada Menstruasi Ireguler
    Memprediksi Ovulasi pada Menstruasi Ireguler
  • Terapi Pembedahan Mioma pada Kasus Subfertilitas
    Terapi Pembedahan Mioma pada Kasus Subfertilitas
  • Manfaat Metformin dalam Program IVF pada Pasien Sindrom Ovarium Polikistik
    Manfaat Metformin dalam Program IVF pada Pasien Sindrom Ovarium Polikistik
  • Efek Merokok Terhadap Kualitas Semen pada Kelompok Pria Subur yang Sehat
    Efek Merokok Terhadap Kualitas Semen pada Kelompok Pria Subur yang Sehat

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 10 Desember 2024, 15:29
Pengertian fertilitas wanita
Oleh: Anonymous
2 Balasan
halo dok, mau tanya tentang fertilitas pada sistem reproduksi wanita itu apa sih? boleh dijelakan pengertian, faktor yang mempengaruhi, cara meningkatkan...
dr. Irene Cindy Sunur
Dibalas 17 Mei 2023, 15:52
Terapi Subfertilitas akibat Varikokel: Bedah atau Terapi Radiologis - Artikel CME SKP Alomedika
Oleh: dr. Irene Cindy Sunur
2 Balasan
ALO Dokter!Pasien yang mengalami varikokel umumnya memiliki opsi terapi berupa pembedahan atau intervensi radiologis. Contoh intervensi radiologis adalah...
Anonymous
Dibalas 18 Oktober 2022, 17:14
Apakah perlu cek hormon kehamilan sebelum pemasukan embrio transfer?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Sebaiknya sebelum pemasukan embrio transfer agar bisa berhasil proses bayi tabung,perlu cek hormon kehamilan dulu g?cek toxo ,cek autoimun(ana profile,cek...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.