Farmakologi Kontrasepsi Darurat
Secara farmakologi, kontrasepsi darurat terdiri dari agen hormonal dan non-hormonal dengan mekanisme aksi yang berbeda namun berfokus pada pencegahan fertilisasi. Terdapat beberapa metode kontrasepsi darurat yang sering dipakai secara klinis, seperti levonorgestrel oral, ulipristal asetat oral, dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) tembaga.
Levonorgestrel merupakan progestin sintetik yang bekerja terutama dengan menghambat atau menunda lonjakan luteinizing hormone (LH) sehingga mencegah atau menunda ovulasi bila diberikan sebelum ovulasi terjadi, tanpa efek bermakna pada implantasi.
Ulipristal asetat adalah selective progesterone receptor modulator (SPRM) yang berikatan dengan reseptor progesteron dan efektif menghambat ovulasi bahkan ketika lonjakan LH telah dimulai, menjadikannya lebih efektif pada fase periovulasi.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)