Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Juvenile Angiofibroma annisa-meidina 2026-01-22T13:33:28+07:00 2026-01-22T13:33:28+07:00
Juvenile Angiofibroma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Juvenile Angiofibroma

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Juvenile angiofibroma adalah angiofibroma yang terjadi pada usia remaja. Angiofibroma merupakan tumor jinak yang tersusun atas jaringan fibrosa dan pembuluh darah. Tumor ini paling sering ditemukan pada remaja laki-laki usia 13–25 tahun dan dikategorikan sebagai tumor vaskular yang tumbuh lambat tetapi memiliki sifat agresif lokal.[1-5]

Juvenile angiofibroma umumnya merujuk pada juvenile nasopharyngeal angiofibroma (JNA), yaitu tumor vaskular jinak khas remaja laki-laki yang hampir selalu berasal dari nasofaring, terutama di sekitar foramen sphenopalatine. Namun, angiofibroma juga bisa muncul di lokasi lain, yang dikenal sebagai extranasopharyngeal angiofibroma.[5,6]

Extranasopharyngeal angiofibroma (ENA) dapat ditemukan di hidung anterior, septum, maksila, atau sinus paranasal lain. Pada kasus yang sangat jarang, ENA dapat muncul di luar area otorhinolaryngology, seperti lidah, orofaring, atau tonsil. Berbeda dengan juvenile angiofibroma khas pada remaja laki-laki, ENA cenderung terjadi pada usia lebih tua dan tidak menunjukkan dominasi jenis kelamin.[5,6]

Referensi

1. Nakayama S, Nishio J, Aoki M, Koga K, Nabeshima K, Yamamoto T. Angiofibroma of soft tissue: Current status of pathology and genetics. Histol Histopathol. 2022 Aug;37(8):717-722. doi: 10.14670/HH-18-444.
2. Josef Shargorodsky. Juvenile angiofibroma. UF Health. 2023. https://ufhealth.org/conditions-and-treatments/juvenile-angiofibroma
3. Shah UK. Juvenile angiofibroma. MSD Manual. 2025. https://www.msdmanuals.com/professional/pediatrics/miscellaneous-ear-nose-and-throat-disorders-in-children/juvenile-angiofibromas
4. Newman M, Nguyen TBV, McHugh T, Reddy K, Sommer DD. Early-onset juvenile nasopharyngeal angiofibroma (JNA): a systematic review. J Otolaryngol Head Neck Surg. 2023 Dec 19;52(1):85. doi: 10.1186/s40463-023-00687-w.
5. Alla SSM, Alla D, Ratheesh V, Ramineni PK, Singh A, K V, Siddiqua A. Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma: A Case Report of a Rare Adolescent Head and Neck Tumor. Cureus. 2023 Jan 11;15(1):e33633. doi: 10.7759/cureus.33633.
6. Arulappan LAS. Extranasopharyngeal angiofibroma in an adolescent male: a case report. International Journal of Otorhinolaryngology and Head and Neck Surgery. 2019;5(5):1416–1418. https://doi.org/10.18203/issn.2454-5929.ijohns20193895
7. Safhi FA, Al-Hazani TMI, Jalal AS, et al. FGFR3 and FGFR4 overexpression in juvenile nasopharyngeal angiofibroma: impact of smoking history and implications for personalized management. J Appl Genet. 2023 Dec;64(4):749-758. doi: 10.1007/s13353-023-00780-w.
8. Fang R, Sun W, Shi J, Xu R, Peng L, Lai Y, Chen F, Wen Y, Wen W, Li J. Risk Factors and Characteristics of the Recurrence of Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma: A 22-Year Experience With 123 Cases at a Tertiary Center. Clin Exp Otorhinolaryngol. 2022 Nov;15(4):364-371. doi: 10.21053/ceo.2022.01053.
9. Attya HMA, Hassouna MS, Shawky AA, Abdelmalek ME. Recurrent angiofibroma: analysis of risk factors and common sites of recurrence. Eur Arch Otorhinolaryngol. 2025 Jul;282(7):3611-3618. doi: 10.1007/s00405-025-09476-9.
10. Baba A, Kurokawa R, Kurokawa M, Srinivasan A. MRI features of sinonasal tract angiofibroma/juvenile nasopharyngeal angiofibroma: Case series and systematic review. J Neuroimaging. 2023 Sep-Oct;33(5):675-687. doi: 10.1111/jon.13116.
11. Tork CA, Winters R, Simpson DL. Nasopharyngeal Angiofibroma. StatPearls Publishing; 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK545240/
12. Alrusayyis D, Alotaibi JK, Almutarii R, Almolani FM, Al-Ahmari M, Alkhatib A, Almomen A. Five challenging presentations of juvenile nasopharyngeal angiofibroma: our experience in the diagnosis and endoscopic surgical management. J Surg Case Rep. 2025 Feb 28;2025(2):rjaf055. doi: 10.1093/jscr/rjaf055.
13. García-Fernández A, et al. Endoscopic surgical management of juvenile nasopharyngeal angiofibroma: Correlating tumour characteristics, risk of hemorrhage, and recurrence. Auris, Nasus, Larynx. 2024;51(6):940–946. https://doi.org/10.1016/j.anl.2024.09.004

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Patofisiologi Juvenile Angiofibroma
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 1 jam yang lalu
Serkom untuk PPDS
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Halo dok, izin bertanya. Semisal saya hendak mendaftar PPDS dan ada requirement Serkom, kondisinya Serkom saya mati di Januari 20206, Saya memiliki 2 SIP, 1...
Anonymous
Dibalas kemarin, 10:00
konsumsi acyclovir saat berpuasa
Oleh: Anonymous
6 Balasan
alo dokter izin bertanya, bagaimana pengaturan minum Acyclovir 3×1 saat berpuas? Apakah bisa berbuka, sebelum tidur dan saat sahur? Atau berbuka 1 tab dan...
Anonymous
Dibalas 10 jam yang lalu
Kapan kasus low back pain harus dirujuk
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Selamat sore dok, izin konsul. Saya ingin bertanya, hari ini saya mendapatkan pasien dengan keluhan nyeri pinggang sejak 1 hari lalu. Pasien mengatakan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.