Etiologi Juvenile Angiofibroma
Etiologi juvenile angiofibroma belum dipahami secara jelas, tetapi melibatkan faktor genetik, hormonal, dan embriologis. Interaksi antara faktor-faktor ini bisa menghasilkan pertumbuhan lokal agresif dan hipervaskularisasi, yang merupakan ciri khas juvenile angiofibroma yang mendasari risiko perdarahan.[1-4,14,15]
Teori Embriologis dan Vaskular
Menurut teori embriologis dan vaskular, juvenile angiofibroma berasal dari sisa struktur vaskular atau neural crest selama perkembangan nasofaring, termasuk pleksus arteri lengkung pertama dan cabang pertama (first branchial arch). Sisa ini bisa terdiferensiasi abnormal menjadi jaringan fibrovaskular, yang menjelaskan lokasi tumor yang khas di sekitar foramen sphenopalatine.[14,16]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)