Indikasi dan Dosis Ranitidin
Indikasi ranitidin adalah untuk penanganan GERD atau gastroesophageal reflux disease, ulkus peptikum, esofagitis erosif, dan kondisi hipersekretori seperti sindrom Zollinger-Ellison. Dosis oral yang biasanya digunakan pada pasien dewasa adalah 150 mg.[3,6]
Perlu diketahui bahwa di Amerika Serikat penggunaan ranitidin sempat ditarik oleh FDA karena sediaan diketahui mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA) yang bersifat karsinogenik. Meski demikian, di Indonesia ranitidin telah diperbolehkan untuk diedarkan kembali.[4,14]
Di akhir tahun 2025, ranitidin kembali mendapat izin edar di Amerika Serikat karena telah menjalani reformulasi. Untuk menghindari kontaminasi NDMA, FDA menyarankan agar obat tetap disimpan dalam kemasannya dan harus dibuang jika sudah dibuka tetapi tidak digunakan dalam 90 hari.[6,7]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)