Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Pellagra annisa-meidina 2024-09-03T14:34:15+07:00 2024-09-03T14:34:15+07:00
Pellagra
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan
  • Panduan e-Prescription

Prognosis Pellagra

Oleh :
dr.Eva Naomi Oretla
Share To Social Media:

Prognosis pellagra berkaitan erat dengan tingkat keparahan defisiensi vitamin B3 atau niacin dari temuan klinis dan ketepatan pemberian terapi pada pasien pellagra. Kematian dapat terjadi akibat kegagalan multiorgan yang berkaitan dengan defisiensi vitamin dan asam amino esensial. Selain itu, malnutrisi dan gejala neuropsikiatri seringkali ditemukan sebagai komplikasi dari pellagra.[5,12]

Komplikasi

Pasien dapat mengalami demensia, ditandai dengan kebingungan, kehilangan memori, dan disorientasi. Gejala psikiatrik seperti depresi, kecemasan, psikosis, dan halusinasi juga sering terjadi.

Selain itu, komplikasi gastrointestinal juga umum terjadi pada penderita pellagra. Diare yang persisten dapat menyebabkan dehidrasi berat dan ketidakseimbangan elektrolit, yang jika tidak ditangani, dapat mengancam jiwa. Anoreksia, nyeri perut, dan malabsorpsi nutrisi juga sering ditemukan, yang berkontribusi pada status gizi yang semakin buruk dan memperparah defisiensi vitamin dan mineral lainnya.

Komplikasi kulit pada pellagra mencakup dermatitis fotosensitif yang memburuk dengan paparan sinar matahari. Lesi kulit ini awalnya muncul sebagai ruam merah yang simetris, biasanya di daerah yang terpapar sinar matahari, dan dapat berkembang menjadi hiperpigmentasi, penebalan, dan pengerasan kulit. Infeksi sekunder pada lesi kulit juga dapat terjadi.

Pellagra juga dapat menyebabkan kematian akibat komplikasi infeksi atau kegagalan organ multipel. Oleh karena itu, diagnosis dini dan intervensi nutrisi yang tepat sangat penting untuk mencegah perkembangan komplikasi yang parah.[4,5,12]

Prognosis

Pasien pellagra yang tidak sesegera mungkin mendapatkan pengobatan akan menyebabkan penyakit pellagra semakin berkembang dan akhirnya menyebabkan kematian. Kasus kematian pada penyakit pellagra dapat terjadi sebagai komplikasi dari malnutrisi yang parah yang berkelanjutan akibat kurangnya asupan makanan atau diare terus-menerus, kondisi infeksi yang tidak ditangani, maupun adanya gangguan neurologis.[5,12]

Kematian pada pellagra dapat terjadi dalam waktu 4 hingga 5 tahun jika tidak diobati secara berkelanjutan. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa pellagra merupakan penyebab kematian yang tersebar luas hingga awal abad ke-20. Fortifikasi tepung dengan niacin telah membantu pemberantasan defisiensi niacin di negara-negara maju. Namun, banyak laporan yang menunjukkan bahwa terdapat banyak kasus pellagra yang tidak terdiagnosis dan tidak mendapatkan penanganan.[4,12,21]

Referensi

4. Redzic S, et al. Niacin Deficiency. StatPearls. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557728/
5. Halubiec P, Leonczyk M, et al. Pathophysiology and clinical management of pellagra — a review. Folia Medica Cracovienza. 2021;3(61):125-137 DOI:10.24425/fmc.2021.138956
12. Rabinowitz S S. Pediatric Pellagra. Medscape. 2023. https://emedicine.medscape.com/article/985427-overview
21. Pinheiro H, Bela M M, et al. Hidden Hunger: A Pellagra Case Report. Cureus. 2021;13(4):e14682 DOI: 10.7759/cureus.14682

Penatalaksanaan Pellagra
Edukasi dan Promosi Kesehatan Pe...

Artikel Terkait

  • Rute Pemberian Suplementasi Vitamin B12 pada Pasien Defisiensi Vitamin B12
    Rute Pemberian Suplementasi Vitamin B12 pada Pasien Defisiensi Vitamin B12
  • Waspada dalam Suplementasi Vitamin A
    Waspada dalam Suplementasi Vitamin A
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas kemarin, 13:36
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas kemarin, 10:33
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 14:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.