Pendahuluan Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)
Infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) merupakan kelompok penyakit yang mencakup pneumonia, bronkitis, dan bronkiolitis, ditandai oleh inflamasi pada jaringan paru, bronkus, atau bronkiolus akibat infeksi bakteri, virus, atau patogen lain. Secara klinis, kondisi ini sering menimbulkan gejala seperti batuk produktif, sesak napas, demam, nyeri dada, serta kelainan auskultasi paru seperti ronki atau mengi.[1-3]
Pada kasus komunitas, patogen etiologi paling umum adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, virus influenza, dan respiratory syncytial virus. Pada kasus nosokomial atau terkait ventilator, bakteri gram negatif, Staphylococcus aureus, dan organisme multiresisten lebih sering ditemukan. Faktor risiko meliputi usia anak dan lansia, penyakit paru kronik, imunokompromais, merokok, serta paparan ventilasi mekanik.[2,3]
Dalam pendekatan diagnosis, anamnesis dilakukan untuk menilai onset, karakteristik batuk, demam, dan faktor risiko seperti usia lanjut atau komorbiditas. Pemeriksaan fisik berfokus pada tanda-tanda respirasi seperti takipnea, penggunaan otot bantu napas, serta temuan auskultasi abnormal.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)