Farmakologi Memantine
Secara farmakologi, memantine adalah antagonis nonkompetitif reseptor NMDA (N-methyl-D-aspartate) berafinitas sedang yang bekerja dengan memblokade aktivasi patologis glutamat secara voltase-dependen, sehingga mengurangi eksitotoksisitas neuron dan memperlambat progresi gejala kognitif pada demensia seperti penyakit Alzheimer.[1-3]
Farmakodinamik
Farmakodinamik memantine adalah sebagai antagonis reseptor NMDA dengan afinitas rendah hingga sedang dan tidak kompetitif (kanal terbuka). Reseptor NMDA merupakan kanal kation yang pada kondisi tidak terstimulasi akan dihambat oleh ion magnesium. Pada kondisi terstimulasi, magnesium akan berpindah sehingga menyebabkan influks dan aktivasi kalsium.
Stimulasi yang berlebihan pada reseptor ini menyebabkan kondisi aktif kronis yang patologis dan merupakan penyebab dari penyakit Alzheimer. Memantine bekerja dengan menghambat influks kalsium ke dalam sel oleh glutamate. Aktivasi kronis atau persisten dari reseptor glutamate akan menyebabkan neurodegenerasi pada berbagai tipe demensia dan menyebabkan timbulnya gejala pada pasien Alzheimer.
Memantine pada dosis tinggi dapat mengurangi neuroplastisitas, sedangkan pada dosis yang lebih rendah memantine dapat memperkuat plastisitas sinaptik neuron, memperbaiki memori, dan bertindak sebagai neuroprotektor yang menghambat perusakan neuron oleh neutrotransmiter eksitasi.[1,2,4,6]
Farmakokinetik
Secara farmakokinetik, memantine yang diberikan per oral akan mengalami absorpsi lengkap. Volume distribusi sekitar 9-11 L/kg.[1-3,6]
Absorbsi
Memantine yang dikonsumsi oral akan mengalami absorbsi lengkap, dengan bioavailabilitas hampir 100%. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kadar maksimal (tmaks) adalah antara 3 hingga 7 jam.
Memantine memiliki farmakokinetik linear pada rentang dosis terapeutik (10-40 mg). Makanan diperkirakan tidak mempengaruhi absorbsi memantine. Dosis harian 20 mg akan menghasilkan konsentrasi plasma steady state berkisar antara 70 hingga 150 ng/mL dengan variasi interindividu yang besar.[1-3,6]
Distribusi
Volume distribusi memantine adalah sekitar 9-11 L/kg dan ikatan protein plasma adalah sekitar 45%. Memantine dapat menembus sawar darah otak dengan cepat dengan rasio cairan serebrospinal (CSF)/serum 0,5.[1-3,6]
Metabolisme
Memantine hanya mengalami sedikit metabolisme. Metabolit inaktif yang terbentuk ada tiga, yaitu konjugat N-glutandan, 6-hidroksi memantine dan 1-nitroso-deaminasi memantine. Metabolit ini hanya memiliki sedikit aktivitas antagonis reseptor NMDA. Enzim CYP P450 tidak memiliki peranan penting pada metabolisme memantine.[1-3,6]
Eliminasi
Waktu paruh eliminasi adalah 60 hingga 80 jam, dengan rute eliminasi utama adalah melalui urine yaitu sekitar 48%. Klirens ginjal terjadi melalui sekresi aktif tubulus. Pada kondisi urine yang alkali, tingkat eliminasi ginjal dapat berkurang yang menyebabkan meningkatnya kadar plasma memantine.[1-3,6]