Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome irfan 2026-05-19T13:24:02+07:00 2026-05-19T13:24:02+07:00
Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome

Oleh :
dr.Bedry Qintha
Share To Social Media:

Patofisiologi polyendocrine metabolic ovarian syndrome atau PMOS, yang dulunya disebut polycystic ovary syndrome/PCOS atau sindrom ovarium polikistik, berpusat pada gangguan hormon dan resistensi insulin. Resistensi insulin menyebabkan hiperinsulinemia yang merangsang produksi androgen ovarium serta menurunkan kadar sex hormone-binding globulin (SHBG), sehingga kadar androgen bebas meningkat dan memicu gejala PMOS.[4-6]

Peran Resistensi Insulin pada PMOS

Resistensi insulin memiliki peran inti dalam patofisiologi PMOS dan menjadi penghubung antara gangguan reproduksi dan metabolik. Pada keadaan ini, jaringan perifer seperti otot, hati, dan jaringan adiposa mengalami penurunan respons terhadap insulin sehingga tubuh memerlukan kadar insulin lebih tinggi untuk mempertahankan homeostasis glukosa. Sebagai kompensasi, pankreas meningkatkan sekresi insulin sehingga terjadi hiperinsulinemia kronis.

Referensi

2. Teede HJ, Tay CT, Laven J, et al. International evidence-based guideline for the assessment and management of polycystic ovary syndrome 2023. Melbourne: Monash University; 2023. https://www.monash.edu/__data/assets/pdf_file/0003/3371133/PCOS-Guideline-Summary-2023.pdf
4. Prosperi S, Chiarelli F. Insulin resistance, metabolic syndrome and polycystic ovaries: an intriguing conundrum. Front Endocrinol (Lausanne). 2025 Oct 1;16:1669716. doi: 10.3389/fendo.2025.1669716.
5. Dason ES, Koshkina O, Chan C, Sobel M. Diagnosis and management of polycystic ovarian syndrome. CMAJ. 2024 Jan 28;196(3):E85-E94. doi: 10.1503/cmaj.231251.
6. Harada M. Pathophysiology of polycystic ovary syndrome revisited: Current understanding and perspectives regarding future research. Reprod Med Biol. 2022 Oct 8;21(1):e12487. doi: 10.1002/rmb2.12487.

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Pendahuluan Polyendocrine Metabo...
Etiologi Polyendocrine Metabolic...

Artikel Terkait

  • Rasionalisasi Pemberian Metformin pada Sindrom Ovarium Polikistik
    Rasionalisasi Pemberian Metformin pada Sindrom Ovarium Polikistik
  • Terapi Sindrom Ovarium Polikistik - Metformin vs Pil Kontrasepsi Oral
    Terapi Sindrom Ovarium Polikistik - Metformin vs Pil Kontrasepsi Oral
  • Manfaat Metformin dalam Program IVF pada Pasien Sindrom Ovarium Polikistik
    Manfaat Metformin dalam Program IVF pada Pasien Sindrom Ovarium Polikistik
  • Inositol sebagai Terapi Sindrom Ovarium Polikistik
    Inositol sebagai Terapi Sindrom Ovarium Polikistik
  • Pedoman Manajemen Sindrom Ovarium Polikistik – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Manajemen Sindrom Ovarium Polikistik – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 19 Mei 2026, 13:22
Perubahan dari PCOS ke PMOS, Bukan Sekadar Ganti Nama!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter.Telah resmi pada 12 Mei 2026, Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) berganti nama menjadi Sindrom Ovarium Metabolik Poliendokrin (PMOS). Perubahan ini...
Anonymous
Dibalas 27 Februari 2025, 09:51
Pemberian Supplement Myo-inositol untuk PCOS
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, ada pasien saya bertanya mengenai penggunaan suplemen inositol pada PCOS, apakah boleh ? Dan apabila sedang hamil apakah Suplemen inositolnya...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 11 Oktober 2024, 12:46
Penggunaan Pil Kontrasepsi Oral Kombinasi untuk Terapi PCOS!
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
5 Balasan
ALO Dokter,Terapi PCOS harus menangani ketidakseimbangan hormon yang merupakan mekanisme utama terjadinya PCOS. Pemberian pil Kontrasepsi Oral Kombinasi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.