Indikasi Pemasangan Orogastric Tube
Indikasi pemasangan orogastric tube (OGT) atau selang orogastrik adalah pada kondisi di mana akses enteral melalui jalur nasofaring tidak memungkinkan atau berisiko tinggi, serta pada situasi tertentu yang membutuhkan dekompresi lambung cepat atau pemberian nutrisi atau obat pada pasien dengan kesadaran menurun.[2,4,5]
Berbeda dengan nasogastric tube (NGT) yang merupakan pilihan utama untuk dekompresi lambung dan pemberian nutrisi pada pasien sadar, OGT umumnya dipasang pada pasien yang terintubasi, memiliki kontraindikasi jalur hidung, atau dalam kondisi gawat darurat seperti henti jantung dengan distensi gaster yang mengganggu ventilasi.[2,4-6]
Ada Kontraindikasi Pemasangan NGT
OGT merupakan pilihan ketika pemasangan NGT dikontraindikasikan atau berisiko tinggi, seperti pada kondisi:
- Fraktur basis kranii atau fraktur fasial berat (risiko masuknya selang ke dalam rongga kranium)
Trauma hidung berat atau deformitas anatomi hidung (misalnya atresia koana)
Cedera tulang belakang servikal yang tidak stabil
- Pasien pascaoperasi kepala, leher, atau esofagus
- Pasien dengan laringektomi.[2,4,5]
Pasien dengan Ventilasi Mekanik
Pada pasien yang terintubasi, pemasangan OGT sering dilakukan untuk menghindari trauma hidung, mengurangi risiko sinusitis, serta memudahkan akses lambung untuk dekompresi atau pemberian nutrisi atau obat. Pemasangan OGT pada pasien intubasi sebaiknya dilakukan dengan panduan laringoskop atau Magill forceps untuk mencegah masuknya selang ke trakea.[2,4,5]
Henti Jantung dengan Distensi Gaster
Dalam keadaan henti jantung, distensi lambung akibat ventilasi bag-valve-mask dapat menghambat efektivitas kompresi dada dan ventilasi. Pada kondisi ini, pemasangan OGT diindikasikan untuk segera melakukan dekompresi lambung.[6]
Dekompresi Lambung Perioperatif
OGT dapat dipasang selama prosedur operasi, terutama pada pasien yang menjalani laparoskopi atau operasi abdomen atas, untuk mendekompresi lambung serta mengurangi risiko aspirasi dan cedera organ intraabdomen.[2]
Pemberian Nutrisi Enteral dan Obat
Pada pasien yang tidak dapat menelan karena penurunan kesadaran, gangguan neuromuskular, atau kondisi pascaoperasi kepala dan leher, OGT dapat digunakan untuk pemberian nutrisi dan obat-obatan, terutama bila jalur hidung tidak dapat digunakan.[2]
Indikasi pada Pasien dengan Kondisi Kritis dan Gawat Darurat
Pada pasien sakit kritis atau gawat darurat, pemasangan OGT memiliki indikasi spesifik sebagai berikut:
- Henti jantung dengan distensi gaster: Pada pasien henti jantung yang mengalami distensi lambung berat akibat ventilasi, pemasangan OGT dengan panduan laringoskop merupakan tindakan yang direkomendasikan untuk segera mendekompresi lambung.[6]
- Pasien dengan trauma fasial berat: Pada pasien dengan fraktur fasial atau kecurigaan fraktur basis kranii, OGT dipilih untuk menghindari risiko pemasangan selang ke dalam rongga tengkorak.[2,4,5]
- Pasien dengan perdarahan saluran cerna atas yang memerlukan bilas lambung: Bilas lambung (gastric lavage) dapat dilakukan melalui OGT untuk membersihkan bekuan darah sebelum tindakan endoskopi.[2,4]